Konten dari Pengguna

Kuliah Bukan Soal Gelar: Tapi Soal Siapa Dirimu Setelah Melewatinya

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Yuliana Marista tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pentingya Kuliah bagi Keberanian dan Karakter

Bagi banyak anak muda, pentingnya kuliah https://kumparan.com/topic/pendidikan masih sering dipertanyakan. Sebelum resmi menjadi mahasiswi https://kumparan.com/topic/mahasiswa saya pun pernah ragu. Biaya, rasa takut tidak sanggup, dan pertanyaan "memangnya kuliah menjamin masa depan?" terus berputar di kepala.

Keraguan itu wajar dan banyak dialami anak muda. Biaya pendidikan yang terus naik, lapangan kerja yang sempit, dan kisah orang sukses tanpa gelar membuat kuliah https://kumparan.com/topic/pendidikan terasa seperti taruhan mahal. Namun setelah lima semester menjalaninya, saya menyadari bahwa nilai kuliah tidak berhenti pada selembar ijazah. https://kumparan.com/topic/mahasiswa

Kuliah Melatih Keberanian. Saya kuliah di jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Dari semester ke semester, saya dilatih berdiri di depan orang banyak. Awalnya tangan saya gemetar. Kini saya bisa memberikan motivasi di hadapan puluhan siswa/i dengan tenang. Keberanian itu tidak datang dari buku motivasi, melainkan dari kesempatan yang dihadirkan dunia kampus.

memberikan motivasi dihadapan siswa/i hal yang dulu terasa mustahil bagi saya

Kuliah Membuka Ruang Berkarya. Di kampus, saya menemukan lingkungan yang mendorong saya untuk menulis. Sepanjang 2026, saya mengikuti sejumlah lomba menulis tingkat nasional, mulai dari artikel, esai, puisi, hingga kisah nyata. Sebagian hanya membuahkan sertifikat peserta, sebagian lain membawa saya terpilih sebagai penulis. Saya tidak selalu menang, tetapi setiap percobaan mengajarkan sesuatu. Kampus memberi saya alasan, waktu, dan teman seperjuangan untuk terus mencoba.

berani untuk mencoba hal-hal baru, berhasil atau gagal bagian dari proses

Kuliah Mengajarkan Bekerja Sama. Salah satu kenangan favorit saya adalah saat bersama teman-teman mempresentasikan media pembelajaran buatan sendiri, dari papan rasio hingga papan cerita. Kami begadang, berdebat soal desain, lalu tertawa bersama ketika hasilnya jadi. Kemampuan bekerja dalam tim seperti ini adalah bekal yang dicari di dunia kerja mana pun.

bersama teman-teman mempresentasikan media pembelajaran hasil karya sendiri

Bukan Satu-satunya Jalan, tetapi Layak Dipertimbangkan. Saya tidak menutup mata: kuliah bukan jaminan sukses, dan sukses bisa diraih lewat banyak jalan. Namun kuliah menawarkan sesuatu yang sulit ditemukan di tempat lain, yaitu lingkungan belajar yang terstruktur, jejaring pertemanan, pembimbing, serta waktu untuk mengenali diri sendiri sebelum dunia menuntut kita serba siap.

Untuk Kamu yang Masih Ragu. Kamu tidak harus punya semua jawaban sebelum memulai. Saya pun tidak punya. Yang saya miliki waktu itu hanyalah keberanian kecil untuk mencoba. Cari tahu tentang beasiswa, bertanyalah kepada kakak tingkat, dan pilih jurusan yang sejalan dengan kepedulianmu. Jika di tengah jalan terasa berat, itu bagian dari proses, bukan tanda bahwa kamu salah memilih.

Ragu itu manusiawi. Tetapi jangan biarkan ragu memutuskan masa depanmu sebelum kamu sempat mencoba.

Yuliana Marista adalah mahasiswi semester 5 Pendidikan Guru Sekolah Dasar yang aktif menulis dan mengikuti lomba kepenulisan tingkat nasional.