Ciptakan Dunia Bebas Kelaparan: Implementasi SDG's School Unair Poin Kedua

Mahasiswi Keperawatan Universitas Airlangga
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Yulisa Putri Nabila tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

SURABAYA - Universitas Airlangga menggelar SDG’s School untuk mendorong penerapan SDG’s di lingkup mahasiswa yang berlangsung selama dua hari di Gedung ASEEC Unair pada Rabu dan Kamis, 21-22 Agustus 2024. SDG’s School mengangkat topik ekonomi, sosial, dan lingkungan yang dipaparkan oleh ahli SDG’s di Universitas Airlangga.
Topik sosial menjadi salah satu topik yang dibahas pada kursus SDG’s yang berlangsung selama dua hari tersebut. Ibu Rima Firdaus, S.Hum., M.Hum sebagai pemateri pada topik sosial memaparkan permasalahan kelaparan di ASEAN dimana Indonesia menduduki peringkat dua menurut Global Hunger Index (2023). “Isu kelaparan adalah masalah kompleks yang saling berkaitan dengan berbagai faktor sosial, ekonomi, politik, dan lingkungan. Kelaparan tidak hanya disebabkan oleh kurangnya ketersediaan pangan, tetapi juga oleh ketidaksetaraan dalam distribusi makanan, kemiskinan, konflik, perubahan iklim, dan kebijakan yang tidak efektif,” ujar Ibu Rima. Beliau juga menjelaskan target SDG’s dan harapannya untuk menciptakan dunia yang bebas dari kelaparan. Menurutnya, masalah kelaparan merupakan permasalahan serius karena menghambat perkembangan pada SDM (Sumber Daya Manusia) sehingga perlu perubahan untuk mewujudkan “Tanpa Kelaparan”.
Melalui kesempatan tersebut, Ibu Rima berkesempatan menjelaskan program yang telah dilakukan Universitas Airlangga dalam mewujudkan poin SDG’s kedua, “Tanpa Kelaparan” seperti pelatihan food producers oleh Fakultas Farmasi terhadap pedagang ikan di Sentra Ikan Bulak Surabaya hasil kolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Surabaya, membagikan makanan gratis sebanyak lebih dari 20.000 paket pada tahun 2022, akses fasilitas kampus terbuka bagi produsen pangan, petani, dan nelayan.
“Keadilan sosial mengurangi ketimpangan dan menciptakan stabilitas, sementara pemberdayaan masyarakat meningkatkan kemandirian dan keterlibatan dalam pembangunan, memastikan bahwa manfaatnya dirasakan oleh semua orang, termasuk yang paling rentan,” ujar Ibu Rima.
Melalui SDG’s School Unair, diharapkan dapat menjadi pembuka wawasan terutama bagi mahasiswa Universitas Airlangga untuk menerapkan SDG’s dan mewujudkan SDG’s di berbagai kesempatan.
