Mengapa Kita Mudah Masuk Angin Saat Cuaca Berubah?

Dosen Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Yulius Evan Christian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Perubahan cuaca sering kali membuat sebagian orang merasa tubuhnya tidak nyaman. Ketika musim hujan tiba atau ketika suhu udara berubah secara tiba-tiba, banyak orang mengeluhkan kondisi yang sering disebut sebagai “masuk angin”. Keluhan ini biasanya disertai gejala seperti badan terasa tidak enak, perut kembung, meriang, atau mudah lelah.

Istilah masuk angin memang sangat dikenal dalam masyarakat, terutama di Indonesia. Namun secara medis, kondisi ini biasanya berkaitan dengan respons tubuh terhadap perubahan lingkungan atau munculnya infeksi ringan pada saluran pernapasan. Bagaimana Tubuh Merespons Perubahan Cuaca? Tubuh manusia memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan di sekitarnya. Ketika suhu udara berubah secara tiba-tiba, tubuh memerlukan waktu untuk beradaptasi. Perubahan suhu yang drastis dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh. Pada kondisi tertentu, daya tahan tubuh bisa menjadi sedikit menurun sehingga seseorang lebih mudah mengalami keluhan kesehatan ringan seperti pilek, batuk, atau rasa tidak nyaman pada tubuh. Selain itu, udara yang lebih dingin atau lembap juga dapat memengaruhi saluran pernapasan sehingga membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi virus. Mengapa Perubahan Cuaca Bisa Memicu Keluhan? Ketika cuaca berubah, beberapa faktor dapat memengaruhi kondisi tubuh, seperti: perubahan suhu lingkungan peningkatan kelembapan udara paparan virus yang lebih mudah menyebar Pada musim tertentu, virus penyebab flu atau infeksi saluran pernapasan juga lebih mudah menyebar di masyarakat. Hal inilah yang membuat banyak orang merasa lebih mudah mengalami keluhan seperti yang sering disebut sebagai masuk angin.
Peran Daya Tahan Tubuh Daya tahan tubuh memiliki peran penting dalam melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Ketika sistem imun bekerja dengan baik, tubuh dapat melawan virus dan bakteri dengan lebih efektif. Namun jika seseorang sedang kurang istirahat, mengalami stres, atau memiliki pola makan yang kurang seimbang, daya tahan tubuh dapat menurun. Dalam kondisi ini, tubuh menjadi lebih rentan terhadap gangguan kesehatan ringan. Cara Menjaga Tubuh Tetap Sehat Saat Cuaca Berubah Untuk membantu tubuh beradaptasi dengan perubahan cuaca, beberapa kebiasaan sehat dapat dilakukan, seperti: menjaga pola makan yang seimbang mendapatkan waktu istirahat yang cukup minum air yang cukup setiap hari menjaga kebersihan diri dan lingkungan Selain itu, aktivitas fisik yang teratur juga dapat membantu menjaga daya tahan tubuh tetap optimal. Mendengarkan Sinyal dari Tubuh Keluhan yang sering disebut sebagai masuk angin pada umumnya merupakan respons tubuh terhadap perubahan kondisi lingkungan atau penurunan daya tahan tubuh. Meskipun biasanya bersifat ringan, kondisi ini dapat menjadi pengingat bahwa tubuh membutuhkan perhatian lebih terhadap pola hidup sehat. Dengan menjaga daya tahan tubuh dan menerapkan kebiasaan hidup sehat, tubuh dapat lebih siap menghadapi perubahan cuaca yang terjadi sepanjang tahun.
