Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.98.2
Konten dari Pengguna
Mengapa Minyak Zaitun Disebut Lebih Sehat Dibanding Minyak Goreng Biasa?
26 Februari 2025 11:34 WIB
·
waktu baca 5 menitTulisan dari Yulius Evan Christian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
"Minyak zaitun sering dianggap sebagai minyak terbaik untuk kesehatan, tetapi apa yang membuatnya lebih baik dibanding minyak goreng biasa?
ADVERTISEMENT
Minyak adalah bagian penting dalam pola makan sehari-hari. Baik digunakan untuk menggoreng, menumis, atau sebagai dressing dalam salad, minyak memberikan rasa dan tekstur yang lezat pada makanan. Namun, tidak semua minyak memiliki manfaat kesehatan yang sama. Minyak zaitun sering disebut sebagai pilihan yang lebih sehat dibanding minyak goreng biasa, bahkan direkomendasikan dalam berbagai pola makan sehat seperti diet Mediterania.
ADVERTISEMENT
Lalu, apa yang membuat minyak zaitun lebih baik? Apakah benar minyak goreng biasa berbahaya? Bagaimana cara terbaik menggunakan minyak zaitun agar mendapatkan manfaat maksimal? Mari kita bahas lebih dalam tentang perbedaan minyak zaitun dan minyak goreng biasa serta dampaknya terhadap kesehatan.
Minyak zaitun berasal dari ekstraksi buah zaitun tanpa melalui proses pemanasan tinggi atau pemurnian berlebihan. Hal ini membuat minyak zaitun mempertahankan lebih banyak nutrisi alami, termasuk lemak sehat, antioksidan, dan senyawa antiinflamasi yang bermanfaat bagi tubuh.
Di sisi lain, minyak goreng biasa seperti minyak sawit, minyak kedelai, atau minyak jagung biasanya melalui proses pemurnian yang lebih panjang. Proses ini sering melibatkan pemanasan tinggi dan penggunaan bahan kimia untuk meningkatkan daya tahan minyak terhadap suhu tinggi dan memperpanjang umur simpannya. Sayangnya, proses ini dapat menghilangkan sebagian besar nutrisi alami dalam minyak tersebut, menjadikannya kurang sehat dibandingkan minyak zaitun.
ADVERTISEMENT
Perbedaan utama antara minyak zaitun dan minyak goreng biasa terletak pada komposisi lemaknya. Minyak zaitun mengandung sekitar 73 persen lemak tak jenuh tunggal, sementara minyak goreng biasa memiliki kandungan lemak jenuh yang lebih tinggi. Lemak tak jenuh tunggal lebih stabil dalam tubuh dan lebih baik untuk kesehatan jantung dibandingkan lemak jenuh yang bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat.
Selain itu, minyak zaitun juga kaya akan antioksidan, seperti polifenol, yang memiliki sifat antiinflamasi dan dapat melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Kandungan ini lebih sedikit ditemukan dalam minyak goreng biasa yang telah melalui proses pemurnian.
1. Menjaga Kesehatan Jantung
Salah satu manfaat terbesar minyak zaitun adalah kemampuannya dalam menjaga kesehatan jantung. Minyak ini telah terbukti membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Dengan mengurangi jumlah LDL dalam darah, minyak zaitun dapat membantu mencegah penumpukan plak di pembuluh darah yang bisa menyebabkan penyakit jantung.
ADVERTISEMENT
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam New England Journal of Medicine menemukan bahwa orang yang menerapkan diet Mediterania yang kaya minyak zaitun memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit jantung hingga 30 persen dibandingkan mereka yang menggunakan minyak goreng biasa.
2. Mengurangi Peradangan dalam Tubuh
Minyak zaitun mengandung senyawa oleocanthal, yang memiliki efek antiinflamasi mirip dengan ibuprofen. Ini berarti bahwa minyak zaitun dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh, yang merupakan faktor utama dalam berbagai penyakit kronis seperti diabetes, kanker, dan penyakit jantung.
Peradangan kronis sering kali tidak terasa langsung, tetapi dalam jangka panjang dapat merusak jaringan tubuh dan memicu berbagai penyakit serius. Mengonsumsi minyak zaitun secara rutin dapat membantu mengurangi risiko ini dan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
ADVERTISEMENT
3. Mendukung Fungsi Otak dan Mencegah Alzheimer
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa minyak zaitun dapat meningkatkan fungsi otak dan membantu melindungi dari penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer. Kandungan antioksidan dan lemak sehat dalam minyak zaitun membantu melindungi sel-sel otak dari stres oksidatif, yang merupakan salah satu penyebab utama penurunan kognitif.
Sebuah studi dari Frontiers in Aging Neuroscience menemukan bahwa orang yang rutin mengonsumsi minyak zaitun memiliki risiko lebih rendah terkena gangguan kognitif seiring bertambahnya usia.
4. Membantu Menjaga Berat Badan
Meskipun minyak zaitun mengandung kalori yang cukup tinggi, penelitian menunjukkan bahwa minyak ini dapat membantu dalam pengelolaan berat badan. Hal ini karena lemak sehat dalam minyak zaitun dapat meningkatkan rasa kenyang, sehingga membantu mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi dalam sehari.
ADVERTISEMENT
Sebuah penelitian dalam The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa orang yang mengganti minyak goreng biasa dengan minyak zaitun memiliki lingkar pinggang yang lebih kecil dan kadar lemak tubuh yang lebih sehat.
5. Baik untuk Pencernaan dan Kesehatan Usus
Minyak zaitun membantu meningkatkan produksi enzim pencernaan, yang dapat memperbaiki proses pencernaan dan mencegah sembelit. Selain itu, minyak ini juga mengandung senyawa yang mendukung keseimbangan bakteri baik dalam usus, yang penting untuk kesehatan pencernaan secara keseluruhan.
Meskipun minyak zaitun lebih sehat dibandingkan minyak goreng biasa, cara penggunaannya juga perlu diperhatikan agar tetap mendapatkan manfaat maksimal.
Pertama, minyak zaitun paling baik digunakan untuk menumis, memanggang dengan suhu rendah, atau sebagai campuran dalam salad dan saus. Hindari menggunakannya untuk menggoreng pada suhu tinggi, karena minyak zaitun memiliki titik asap yang lebih rendah dibandingkan minyak goreng biasa. Jika dipanaskan terlalu tinggi, minyak zaitun bisa menghasilkan senyawa berbahaya yang merusak kualitasnya.
ADVERTISEMENT
Kedua, pastikan untuk memilih minyak zaitun extra virgin. Jenis ini adalah minyak zaitun paling murni yang mengandung lebih banyak antioksidan dan lemak sehat dibandingkan minyak zaitun yang telah diproses atau dimurnikan.
Dibandingkan minyak goreng biasa, minyak zaitun memang lebih sehat karena mengandung lebih banyak lemak tak jenuh tunggal, antioksidan, dan senyawa antiinflamasi. Minyak ini telah terbukti dapat menjaga kesehatan jantung, mendukung fungsi otak, mengurangi peradangan, serta membantu menjaga berat badan.
Namun, minyak zaitun tidak cocok untuk semua jenis memasak. Minyak ini lebih baik digunakan untuk menumis, memanggang dengan suhu rendah, atau sebagai dressing salad, bukan untuk menggoreng dalam suhu tinggi.
Mengganti minyak goreng biasa dengan minyak zaitun adalah langkah kecil yang bisa membawa manfaat besar bagi kesehatan tubuh. Jadi, jika Anda ingin mulai hidup lebih sehat, pertimbangkan untuk menggunakan minyak zaitun dalam menu makanan sehari-hari.
ADVERTISEMENT