Peningkatan Literasi & Wawasan ASEAN Countries melalui metode Fun Learning

Yunita Islamawati
Mahasiswa S1 Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro
Konten dari Pengguna
18 Februari 2024 1:13 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Yunita Islamawati tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
keseruan bersama siswa-siswi kelas 5 dan 6 MI Muhammadiyah Bendungan Desa Mulur
zoom-in-whitePerbesar
keseruan bersama siswa-siswi kelas 5 dan 6 MI Muhammadiyah Bendungan Desa Mulur
ADVERTISEMENT
Mulur, Bendosari (20/01/2024) – Kemampuan literasi yang baik dan wawasan yang luas merupakan investasi berharga yang dapat diasah melalui pendidikan anak sejak usia dini.
ADVERTISEMENT
Bersamaan dengan hal tersebut, keberadaan Desa Mulur di Kecamatan Bendosari yang notabenenya memiliki beberapa instansi sekolah dasar dapat menjadi kunci penting dalam hal pengembangan dan peningkatan kemampuan literasi serta cakupan wawasan anak-anak usia dini. Oleh karena itu, edukasi mengenai keberadaan negara-negara lain seperti negara di kawasan Asia Tenggara dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan literasi dan memperluas wawasan khususnya terhadap dunia internasional.
Lebih lanjut, Yunita Islamawati dari program studi Hubungan Internasional selaku mahasiswi KKN TIM I Undip berupaya untuk mewujudkan hal tersebut melalui program kerja yakni peningkatan literasi dan wawasan mengenai ASEAN Countries dalam bentuk booklet melalui metode fun learning kepada siswa-siswi MI Muhammadiyah Bendungan Desa Mulur. Berbeda dengan metode konvensional, metode fun learning yang digunakan ini menjadi salah satu metode yang efektif untuk anak-anak karena dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat agar anak mencintai kegiatan belajar khususnya membaca.
penyampaian materi kepada siswa-siswi MI Muhammadiyah Bendungan Desa Mulur
Program kerja yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 20 Januari 2024 di MI Muhammadiyah Bendungan ini dihadiri oleh gabungan kelas 5 dan kelas 6 dengan total murid sekitar 70 orang. Proses pelaksanaan diawali dengan pembentukan beberapa kelompok dan pembagian booklet berisi data negara-negara ASEAN ke masing-masing kelompok. Kemudian, mahasiswa memberikan materi mengenai ASEAN Countries dan karakteristik dari masing-masing negara tersebut. Setelah itu, penerapan metode fun learning dilakukan melalui permainan interaktif dan pemecahan masalah melalui beberapa pertanyaan tentang negara ASEAN.
keaktifan siswa-siswi MI Muhammadiyah Bendungan dalam menjawab pertanyaan
Pemberian hadiah juga dilakukan kepada siswa-siswa yang aktif dan berhasil menjawab beberapa pertanyaan. Di sesi terakhir, mahasiswi meminta para siswa menuliskan kesan dan pesan selama proses pembelajaran yang sudah dilalui. Selain itu, mahasiswi juga memberikan booklet-booklet ASEAN tersebut ke perpustakaan MI Muhammadiyah Bendungan sehingga seluruh siswa dapat membacanya kapan saja.
penyerahan booklet ASEAN Countries kepada kepala sekolah MI Muhammadiyah Bendungan
Kegiatan yang dilakukan dalam rangka meningkatkan literasi dan wawasan pada anak-anak khususnya di Desa Mulur tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu langkah kecil menuju generasi yang unggul di masa depan.
ADVERTISEMENT
Penulis : Yunita Islamawati - Mahasiswi S1 Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
DPL : dr. Farmaditya Eka Putra, M.Si.Med, Ph.D
Lokasi KKN : Desa Mulur, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo
KKN TIM 1 Universitas Diponegoro Tahun 2024