Konten dari Pengguna

Sketsa Luka

Yusron Aloy

Yusron Aloy

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Yusron Aloy tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sayang, aku akan berburu malam ini

Riuh kelelawar hitam menyesaki busurku

Aku harus tau, misteri apa yang disampaikan gulita pada pekatnya

Bisakah kau membukakan jalan pekarangan istana kita?

Aku sudah tak sabar mencari mutiara yang kau jatuhkan di sela batu karang

Saat itu, kita tengah bersendu, kan?

Sungguh ini menguji nyaliku

Selain berliku, tak ada pilihan lain selain jalan kematian

Musang di ranting pohon itu bersahutan

Memekik kesepian, tercipta seperti tangisan

Luka itu tangis tapi bukan tangis sebenarnya

Rupanya, arah jalan perburuanku tercekal

Di prasasti kuno tanpa petunjuk sedikitpun

Ini terjal, terlalu bertebing bagi jejak lemahku

Aku harus bagaimana?

Kembali, tak mungkin

Jatah waktu sudah aku urai

Tungku yang aku nyalakan mulai redup

Leburlah abu;susup