KKN Kolaboratif UTM-UGM Perkuat Sinergi Pemberdayaan Desa Buluharjo

Universitas Trunodjoyo Madura, Pengabdian Masyarakat
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Yusuf Bahtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Mahasiswa Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) siap mengabdi melalui program pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada pertanian, pengelolaan sampah, dan peningkatan nilai tambah produk lokal.

Magetan – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) dan PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi dibuka di Desa Buluharjo, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, pada Rabu (1/7/2026). Kegiatan ini menjadi awal pelaksanaan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui berbagai program yang dirancang berdasarkan potensi dan kebutuhan desa. Acara pembukaan dihadiri oleh Kepala Desa Buluharjo, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta mahasiswa KKN Kolaboratif UTM dan UGM. Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Desa Buluharjo, dilanjutkan dengan perkenalan mahasiswa, pemaparan program kerja, serta sesi diskusi bersama masyarakat mengenai pelaksanaan kegiatan selama masa KKN.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Buluharjo menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kolaborasi antara UTM dan UGM. Menurutnya, sinergi dua perguruan tinggi tersebut diharapkan mampu menghadirkan inovasi dan solusi yang berdampak langsung bagi masyarakat. "Menurut saya, program kerja yang dirancang oleh mahasiswa KKN Kolaboratif UTM dan UGM ini sudah sangat baik dan relevan dengan kebutuhan Desa Buluharjo. Kami berharap seluruh program tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung keberlanjutan pengelolaan TPS 3R yang sudah ada agar mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai tambah ekonomi." "Selain itu, kami juga berharap program ini dapat membantu para petani dan peternak dalam menjaga kualitas hasil pertanian dan peternakan agar lebih tahan lama, meningkatkan nilai jual produk, serta mengurangi risiko penurunan harga saat panen melimpah. Melalui berbagai inovasi pengolahan hasil pertanian dan peternakan, kami optimistis akan tercipta produk-produk baru yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Buluharjo," ujar Kepala Desa Buluharjo. Lutfi selaku perwakilan mahasiswa UGM menyampaikan bahwa KKN Kolaboratif menjadi momentum untuk menyatukan semangat pengabdian dari dua perguruan tinggi. "Kami merasa bersyukur dapat berkolaborasi dengan teman-teman dari Universitas Trunodjoyo Madura. Kami tidak datang untuk menggurui, tetapi ingin belajar bersama masyarakat serta memadukan ilmu yang kami miliki dengan pengalaman dan kearifan lokal yang telah dimiliki masyarakat Desa Buluharjo. Semoga seluruh program yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan," tuturnya. Sementara itu, Muhammad Yusuf Bahtiar selaku perwakilan mahasiswa UTM mengatakan bahwa kolaborasi ini menjadi kesempatan untuk saling melengkapi dalam menghadirkan program yang bermanfaat bagi masyarakat. "Kami merasa bangga dapat berkolaborasi dengan teman-teman dari Universitas Gadjah Mada. Perbedaan latar belakang dan keilmuan menjadi kekuatan untuk menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kami berharap program yang akan dilaksanakan mampu memberikan manfaat nyata, khususnya dalam pengembangan pertanian, peningkatan nilai tambah hasil pertanian, serta pengelolaan sampah yang memiliki nilai ekonomi sehingga dapat mendukung kesejahteraan masyarakat Desa Buluharjo," ungkapnya. Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa UTM dan UGM akan melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat, di antaranya optimalisasi pengelolaan TPS 3R, pengembangan pupuk organik, pembangunan greenhouse, diversifikasi produk pertanian, edukasi gizi, serta berbagai kegiatan di bidang pendidikan, lingkungan, dan sosial kemasyarakatan. Melalui semangat kolaborasi antara Universitas Trunodjoyo Madura, Universitas Gadjah Mada, Pemerintah Desa Buluharjo, dan masyarakat, KKN Kolaboratif ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mengembangkan potensi desa serta menghadirkan program-program yang berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
