Konten dari Pengguna

ASEAN Tourism Forum (ATF) Lengkap dengan Persiapan Penyelenggaraannya

zahra aurora

zahra aurora

Hai, saya Zahra Mahasiswi Pariwisata Universitas Gadjah Mada

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari zahra aurora tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023
zoom-in-whitePerbesar
ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023

Maraknya pemberitaan dan pembahasan mengenai ASEAN Tourism Forum (ATF) yang akan diadakan di Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia, membuat kita akhir - akhir ini mendengar lebih banyak mengenai forum tersebut. Namun, ternyata tidak sedikit dari masyarakat Indonesia yang masih belum mengetahui lebih lanjut mengenai apa itu ATF.

Agar dapat lebih memahami dan ikut menikmati penyelenggaraan ATF 2023 di Yogyakarta, saya akan memberi informasi rangkuman singkat mengenai acara hingga persiapan yang dilakukan pemerintah Indonesia dalam mengupayakan kesuksesan ATF di tahun 2023 mendatang.

ASEAN Tourism Forum (ATF)

Dikutip dari laman resmi ATF 2023, ASEAN Tourism Forum (ATF) adalah upaya kerja sama regional untuk mempromosikan Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) sebagai salah satu tujuan wisata.

Acara ini dihadiri oleh pembuat kebijakan, praktisi, dan pemasok produk dan layanan pariwisata berbasis ASEAN.

ATF juga mencakup pertemuan antara badan pemerintah pariwisata dan organisasi sektor swasta seperti Travel Exchange (TRAVEX), serta pertemuan antara peserta pameran ASEAN dan pembeli internasional.

Acara tahunan ini melibatkan semua sektor industri pariwisata dari 10 negara anggota ASEAN: Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Lao PDR, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand dan Viet Nam.

ASEAN Tourism Forum (ATF) memiliki tugas utama untuk mempromosikan kawasan ASEAN sebagai salah satu tujuan wisata di mana keramahan dan keragaman budaya Asia berada pada yang terbaik. ATF didirikan pada tahun 1981. Setiap tahun, tuan rumah ATF digilir di antara negara-negara anggota.

Taglines ASEAN Tourism Forum (ATF)

Pada tahun 2023 mendatang, ASEAN Tourism Forum (ATF) akan kembali hadir di Indonesia. Setelah sukses menjadi tuan rumah ASEAN Tourism Forum (ATF) pada tahun 2002 di Yogyakarta dan 2012 di Manado, Kota Kerajaan Yogyakarta akan kembali dengan bangga menyambut kembali semua delegasi di Forum Pariwisata ASEAN 2023. Forum ini menyediakan platform untuk kolaborasi antara negara-negara anggota ASEAN dan untuk secara holistik mempromosikan kawasan ini sebagai salah satu tujuan yang mempesona, dengan beragam budaya, kuliner, dan komunitas.

Tema “ASEAN- Empower Talents, Embrace Technology, Recover Tourism” mewakili komitmen Indonesia dalam mempercepat pemulihan pariwisata dan menciptakan talenta yang berdaya saing dan profesional. ATF 2023 diharapkan dapat menarik lebih dari 2.000 peserta dari lebih dari 25 negara. Ini termasuk pertemuan National Tourism Organization (NTO), menteri dan pejabat pariwisata, peserta pameran, pembeli internasional, media internasional dan lokal serta pengunjung perdagangan di industri pariwisata.

Persiapan Yogyakarta Sebagai Tuan Rumah Penyelenggara ASIAN Tourism Forum (ATF) 2023

Menparekraf menyampaikan, Yogyakarta dipilih menjadi lokasi diselenggarakannya ATF 2023 karena merupakan salah satu destinasi super prioritas (DSP).

Kota Gudeg juga memiliki infrastruktur MICE yang paling siap untuk penyelenggaraan event pertemuan internasional pada level menteri.

Mulai dari SDM, akomodasi, lahan pameran dengan skala besar, atraksi wisata mencakup keaslian budaya yang kental, kuliner khas, dan destinasi wisata alam yang indah.

Dalam menanggapi kesempatan yang diberikan tersebut, banyak hal yang dipersiapkan pemerintah Indonesia dalam proses mensukseskan acara tersebut. Beberapa upaya persiapannya, antara lain :

  1. Kesiapan Yogyakarta International Airport yang telah memiliki akses penerbangan langsung dari dan menuju Yogyakarta ke berbagai negara.

  2. Persiapan teknis, seperti delegasi non-VIP diberikan dua pilihan airport shuttle yaitu pertama langsung dari Yogyakarta International Airport (YIA) menuju official hotel. Kedua, dari YIA menuju Stasiun Tugu dengan menggunakan kereta bandara. Selanjutnya, dengan menggunakan bus shuttle, delegasi non-VIP dari Stasiun Tugu dapat menuju official hotel.

  3. Terdapat 25 official dan partner hotel yang telah ditunjuk dan siap memberikan harga khusus bagi delegasi ATF 2023.

  4. Melaksanakan Joint-Event dengan beberapa pihak seperti Traveloka untuk Post Tour, US-ABC untuk Breakfast Meeting Menteri, dan CNN untuk Business Luncheon Menteri dengan Co-Host: Wamenparekraf.

  5. Telah dialokasikan lokasi pendirian 10 booth untuk UMKM di area Kraton Grand Ballroom dan akan ada dukungan 18 Patwal dan Security Officer (SO) untuk pengamanan delegasi VIP.

Refrensi :

Laman resmi ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023 https://www.indonesia.travel/atf2023/en/home

Faqihah Muharroroh Itsnaini. Jelang ASEAN Tourism Forum 2023, Kesiapan Yogyakarta Capai 70 Persen. https://travel.kompas.com/read/2022/11/11/140200127/jelang-asean-tourism-forum-2023-kesiapan-yogyakarta-capai-70-persen?

I Gusti Ayu Dewi Hendriyani. Siaran Pers: Sesmenparekraf: Kesuksesan G20 Jadi Modal Berharga Penyelenggaraan ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023 https://kemenparekraf.go.id/event-pariwisata-dan-ekonomi-kreatif/siaran-pers-sesmenparekraf-kesuksesan-g20-jadi-modal-berharga-penyelenggaraan-asean-tourism-forum-atf-2023