Konten dari Pengguna

Mahasiswa FISIP UB Dorong Pemberdayaan UMKM Desa Sukolilo melalui KKN FBD-KOMPAK

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Zahra H tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dokumentasi Hasil Pembuatan Spanduk, Katalog Produk, dan Booklet Pemanfaatan GoogleMaps
zoom-in-whitePerbesar
Dokumentasi Hasil Pembuatan Spanduk, Katalog Produk, dan Booklet Pemanfaatan GoogleMaps

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Brawijaya, kembali menunjukkan komitmen pada pengabdian masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Tahun ini, FISIP UB mengusung nama “FISIP Bangun Desa-Kolaborasi Mahasiswa Berdampak (FBD-KOMPAK)”. Program ini dirancang untuk mengintegrasikan pendidikan, penelitian, maupun pengabdian masyarakat untuk mendukung kemajuan Desa di sekitar Kabupaten Malang. Mahasiswa FISIP UB yang berasal dari kelompok 20 FBD-KOMPAK, Zahra Hashifah, Fiora Cahyaliza Subekti, dan Ayunda Dwi Rahma, telah melaksanakan pengabdiannya di Desa Sukolilo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Para mahasiswa berfokus pada pemberdayaan dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berada di Desa Sukolilo. Karya para mahasiswa ini tidak hanya memberi solusi praktis semata, melainkan membantu memperkuat ekonomi desa melalui pendekatan yang kreatif.

Spanduk oleh Mahasiswa Zahra
zoom-in-whitePerbesar
Spanduk oleh Mahasiswa Zahra

Mahasiswa Zahra berhasil menciptakan spanduk baru yang menarik untuk beberapa pelaku UMKM di Desa Sukolilo. Spanduk dirancang dengan warna cerah, tipografi yang jelas, dan elemen yang mencerminkan masing-masing UMKM. Mahasiswa tidak lupa tetap memahami dan mendengar preferensi khusus dari setiap UMKM. Hasil spanduk baru ini menjadi karya yang tidak hanya mempercantik usaha, tetapi juga membantu menarik pelanggan yang dapat mendorong perekonomian desa. Karya spanduk ini menjadi alat promosi efektif yang memperkuat branding UMKM dan membantu menarik lebih banyak perhatian.

Pendaftaran Lokasi UMKM oleh Mahasiswa Fiora

Selanjutnya, mahasiswa Fiora menghasilkan karya Booklet panduan pendaftaran lokasi UMKM ke dalam Google Maps, Booklet ini diharapkan dapat membantu UMKM dapat memanfaatkan Google Maps demi meningkatkan aksesibilitas dan memudahkan pelaku UMKM untuk mendaftarkan lokasi usaha mereka. Hasil dari Booklet panduan pendaftaran UMKM ke Google Maps ini juga dapat menjadi acuan bagi pelaku usaha lain agar mau mendaftarkan usahanya ke dalam Google Maps. Melalui pendaftaran UMKM ke dalam Google Maps juga memiliki dampak yang signifikan dalam peningkatan jumlah kunjungan pelanggan dan promosi digital.

Katalog Produk oleh Mahasiswa Ayunda

Terakhir, mahasiswa Ayunda turut memberikan kontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan dan perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di desa Sukolilo Kec.Wajak Kab.Malang. Melalui program penyusunan katalog harga produk yang lengkap dan terbaharui, Sebagai bagian dari program, inisiatif ini dirancang khusus untuk mengatasi permasalahan klasik yang dihadapi pelaku UMKM lokal, yakni minimnya media promosi yang profesional dan informatif. Dalam proses pembuatan katalog, mahasiswa Ayunda menerapkan prinsip desain yang mengutamakan kemudahan akses informasi bagi pelanggan. Pada setiap katalog harga produk didesain dan dilengkapi dengan deskripsi yang jelas dan menarik.

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa FISIP UB berhasil memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan visibilitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di desa Sukolilo Kec.Wajak Kab. Malang. Melalui inisiatif pemasangan spanduk baru, Katalog harga UMKM terbaharui dan booklet panduan pendaftaran UMKM ke platform Google Maps, program ini telah membuka peluang baru bagi pelaku UMKM lokal untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Salah satu dampak paling dirasakan adalah kemudahan akses informasi bagi pelanggan. Dengan tersedianya pemasangan spanduk baru, serta katalog harga UMKM atau yang disebut daftar menu lengkap dan booklet panduan pemanfaatan Google Maps, pelanggan maupun pelaku UMKM dapat dengan mudah menemukan dan mengakses layanan UMKM. Aspek keberlanjutan menjadi kunci keberhasilan program ini. Berbeda dengan bantuan yang bersifat temporer, peningkatan visibilitas melalui spanduk, katalog harga produk, dan Google Maps ini memberikan manfaat jangka panjang bagi target UMKM di Desa Sukolilo.

Program KKN yang memadukan spanduk promosi, katalog harga produk dan booklet panduan integrasi lokasi melalui Google Maps menunjukkan bahwa pendekatan digital dan visual membuat UMKM semakin terlihat dan kuat di pasaran. Sejak awal survei, mahasiswa mengidentifikasi kebutuhan dan potensi UMKM di Desa Sukolilo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Mahasiswa memulai pengabdian dengan mengamati UMKM untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan oleh UMKM yang ada di Desa Sukolilo. Inovasi yang sederhana namun tepat sasaran ini diharapkan berhasil mengangkat perekonomian di Desa Sukolilo. Program yang di inisiasi oleh para mahasiswa ini, terbukti efektif membuka akses pasar lebih luas bagi UMKM lokal yang selama ini hanya mengandalkan pelanggan dari warga sekitar dan dari hasil survei ini menunjukkan masalah utama bukan pada kualitas produk, melainkan keterbatasan visibilitas dan akses pemasaran. Sebagian besar UMKM belum memanfaatkan platform digital untuk memperluas jangkauan bisnis mereka. Pemasangan spanduk, pembuatan daftar menu dan pemaparan booklet pemanfaatan platform digital Google Maps sebagai pendukung UMKM dilakukan secara bertahap dengan melibatkan langsung para pelaku UMKM.

Hasil karya nyata yang dilakukan beberapa mahasiswa di kelompok 20 KKN FBD-KOMPAK, Zahra, Fiora, dan Ayunda telah memberi kontribusi signifikan bagi kemajuan UMKM di Desa Sukolilo. Spanduk Baru, booklet panduan pemanfaatan Google Maps, serta daftar menu terbaharui menjadi bukti nyata bagaimana pendekatan-pendekatan sederhana namun terarah dapat menghasilkan dampak yang besar.