Konten dari Pengguna

Mengapa Sering Konsumsi Makanan Manis Bikin Susah Fokus?

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Zahrotun Nida Khanuna tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi secangkir minuman manis di atas meja belajar. (Foto: Pexels/Sena)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi secangkir minuman manis di atas meja belajar. (Foto: Pexels/Sena)

Saat dikejar deadline atau butuh dorongan semangat buat belajar, minuman manis kekinian seperti boba, es teh manis, atau kopi susu gula aren sering kali jadi penyelamat. Ada perasaan instan yang bikin kita merasa lebih segar dan siap tempur.

Namun, pernahkah kamu merasa selang beberapa jam setelah minum atau makan yang manis-manis, kepalamu justru terasa berat, mengantuk, dan makin susah fokus?

Di media sosial, fenomena ini sering dikaitkan dengan istilah "bikin otak lemot". Tapi, apakah benar makanan manis bisa merusak fokus kita secara mendadak? Mari kita bedah dari sudut pandang biologi!

Otak Butuh Gula, Tapi Ada Syaratnya

Secara biologis, otak kita memang menjadikan glukosa (gula sederhana) sebagai sumber energi utamanya untuk berpikir dan menjalankan fungsi kognitif. Tanpa glukosa, otak tidak bisa bekerja secara optimal.

Namun, jenis gula yang kita konsumsi dari makanan/minuman manis tinggi gula biasanya berbentuk karbohidrat sederhana. Jenis ini sangat cepat diserap oleh saluran pencernaan dan langsung masuk ke dalam aliran darah.

Fenomena Sugar Spike dan Sugar Crash

Ketika kamu mengonsumsi makanan tinggi gula, kadar gula dalam darah akan melonjak drastis secara cepat (sugar spike). Otak memang sempat mendapat pasokan energi mendadak yang membuatmu merasa lebih segar sebentar.

Namun, tubuh kita memiliki mekanisme pertahanan. Merespons lonjakan gula darah yang tinggi, organ pankreas akan memproduksi hormon insulin dalam jumlah besar untuk memindahkan gula dari darah ke dalam sel-sel tubuh.

Proses kerja insulin yang masif ini menyebabkan kadar gula darah turun secara drastis dalam waktu singkat. Fenomena inilah yang dikenal sebagai sugar crash.

Saat kadar gula darah anjlok tiba-tiba, otak mengalami "krisis energi" sementara. Akibatnya:

  • Tubuh merasa lemas dan gampang lelah.

  • Timbul rasa mengantuk berat.

  • Konsentrasi dan kemampuan fokus menurun tajam (brain fog).

Jadi, bukan berarti otaknya mendadak rusak atau "lemot", melainkan respons hormonal dan fluktuasi gula darah dalam tubuhmu yang sedang naik-turun secara drastis.

Tips Tetap Fokus Tanpa Bikin Otak "Kaget"

Kamu tidak harus berhenti total menikmati makanan atau minuman favoritmu. untuk menjaga energi dan fokus tetap stabil saat belajar atau bekerja, coba beberapa tips biologis ini:

  1. Pilih Less Sugar: Kurangi kadar gula pada minuman kekinianmu menjadi 30% atau 50%.

  2. Imbangi dengan Air Putih: Selalu sediakan air putih di meja belajar untuk membantu metabolisme tubuh.

  3. Pilih Karbohidrat Kompleks: Jika butuh energi tahan lama, pilih camilan dengan karbohidrat kompleks (seperti buah-buahan atau kacang-kacangan) yang melepas glukosa secara perlahan ke aliran darah.

Jadi, tetap boleh menikmati minuman manis kesukaanmu, tapi ingat batasnya ya agar fokusmu tidak tumbang di tengah jalan!