Konten dari Pengguna

Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati: Alasan Sederhana untuk Bertahan

Zaidan Akhsan

Zaidan Akhsan

Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UNS

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Zaidan Akhsan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto: Dokumen Pribadi Penulis
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Dokumen Pribadi Penulis

Identitas Buku:

Judul : Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati

Penulis : Brian Khrisna

Penerbit : PT Gramedia Widiasarana Indonesia (Grasindo)

Tahun Terbit : 2025

Jumlah Halaman : 216 Halaman

Genre : Fiksi

Setelah membaca Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Brian Khrisna, saya merasa novel ini bukan hanya bercerita tentang seseorang yang ingin mengakhiri hidup, tetapi juga tentang bagaimana seseorang bisa menemukan alasan untuk bertahan. Bagi saya, bagian paling menarik adalah ketika mie ayam yang terlihat sederhana justru menjadi awal perubahan dalam diri Ale.

Menurut saya, kita sering terlalu fokus mencari alasan besar untuk merasa bahagia atau menjalani hidup. Padahal, hal-hal sederhana seperti makanan yang disukai, bertemu orang yang membuat nyaman, atau melakukan sesuatu yang kita senangi juga bisa membuat hari terasa lebih berarti. Dari novel ini, saya jadi melihat bahwa sesuatu yang terlihat kecil bagi kita belum tentu kecil bagi orang lain.

Saya juga merasa cerita Ale mengingatkan bahwa kita tidak pernah benar-benar tahu apa yang sedang dialami seseorang. Karena itu, saya berpikir bahwa kita sebaiknya tidak mudah menilai orang hanya dari apa yang terlihat. Bisa saja seseorang yang terlihat baik-baik saja sebenarnya sedang menghadapi masalah yang tidak kita ketahui.

Setelah membaca novel ini, saya semakin percaya bahwa kita tidak selalu membutuhkan alasan besar untuk terus berjalan. Terkadang, satu hal kecil sudah cukup untuk membuat kita bertahan satu hari lagi.

Rating: 8/10