Mahasiswa KKN UNY Pasang Lampu Jalan Otomatis di Dusun Lembok, Dukung SDGs 11

Mahasiswi S1 Sastra Indonesia, Universitas Negeri Yogyakarta
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Zaifa Nanda Qurattu Aini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lombok Tengah – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kerja Sama Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) 2026 Subunit Lembok memasang lampu jalan otomatis di empat titik prioritas Dusun Lembok, Desa Pagutan, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah. Pemasangan yang dikerjakan dalam sehari, yakni pada 23 September 2026, ini merupakan bagian dari program kerja GELERANG (Gerakan Lembok Terang) yang digagas untuk menjawab minimnya penerangan agar warga lebih nyaman dan aman saat beraktivitas pada malam hari. Program ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 11: Kota dan Komunitas Berkelanjutan.
Ketua tim KKN Subunit Lembok, M. Dimas Setya Mahendra, menjelaskan bahwa GELERANG bermula dari pengamatan tim di lapangan yang menemukan sejumlah titik di dusun itu kurang terang. Setelah berdiskusi dengan perangkat desa dan kepala dusun, muncul gagasan memasang Penerangan Jalan Umum (PJU) di titik-titik yang penerangannya minim, bahkan ada yang sama sekali belum berlampu.
Keterangan itu diamini Rozi, perangkat Desa Pagutan. “Memang di beberapa titik dusun, masih belum terpasang lampu yang terang, jadi cukup mengganggu kenyamanan warga saat di malam hari,” ujarnya.
Sebelum lampu dipasang, tim berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kepala dusun untuk membahas lokasi, kebutuhan sarana, perizinan, dan teknis pelaksanaan, kemudian menyusun proposal serta mendata kebutuhan penerangan. Dari proses tersebut ditetapkan empat titik prioritas, yakni dua di Lembok Daye (Pertigaan Masjid Lembok Daye dan area SPS Al-Mahyidin) dan dua di Lembok Lauk (Pertigaan Kandang Sapi dan Tikungan RT Kebon Lauk).
Lampu yang dipasang dilengkapi sensor yang membaca cahaya sekitar, sehingga menyala sendiri saat gelap dan padam saat terang tanpa perlu dioperasikan manual. Dalam pemasangan di empat titik itu, tim KKN dibantu beberapa warga setempat.
“Sudah lebih terang dari sebelumnya, jadi kalau lewat jalan turunan situ sudah tidak gelap lagi,” ujar salah satu warga desa yang merasakan dampaknya.
Secara lebih luas, kegiatan ini sejalan dengan SDGs 11 lewat penyediaan penerangan di titik-titik prioritas yang disepakati bersama pemerintah desa dan kepala dusun, supaya lingkungan permukiman lebih nyaman dan aman dilalui pada malam hari. Kerja sama tim KKN dengan pemerintah desa, kepala dusun, dan warga, mulai dari penentuan lokasi hingga perizinan, juga mendukung SDGs 17: Kemitraan untuk Tujuan.
Demi keberlanjutan lampu, tim telah berkonsultasi dengan Dinas Perhubungan setempat soal pembiayaan dan membahasnya bersama kepala dusun. Tim berharap PJU ini membantu mobilitas warga pada malam hari dalam jangka panjang, serta mengajak warga Dusun Lembok ikut menjaga fasilitas ini agar manfaatnya terus terasa.
Tim KKN Kerja Sama UNY Subunit Lembok menyampaikan terima kasih kepada pemerintah desa, kepala dusun, dan warga Dusun Lembok atas dukungan selama program berlangsung.
