Konten dari Pengguna

Mengenal Trading Futures: Pengertian, Cara Kerja, dan Peluang Keuntungannya

Zaki Hanafi

Zaki Hanafi

Mahasiswa Universitas Amikom Purwokerto.

·waktu baca 6 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Zaki Hanafi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Trading futures adalah salah satu instrumen perdagangan yang semakin populer di kalangan investor dan trader di seluruh dunia. Di balik popularitasnya, trading futures menawarkan peluang keuntungan yang besar, namun juga membawa risiko tinggi bagi para pelakunya. Tulisan ini membahas secara mendalam tentang apa itu trading futures, bagaimana cara kerjanya, serta keuntungan dan risikonya dalam dunia investasi modern.

sumber: https://www.pexels.com/photo/close-up-photo-of-monitor-159888/
zoom-in-whitePerbesar
sumber: https://www.pexels.com/photo/close-up-photo-of-monitor-159888/

1. Apa Itu Trading Futures?

Trading futures adalah perdagangan kontrak berjangka (futures contract) yang merupakan perjanjian antara dua pihak untuk membeli atau menjual aset pada harga yang telah ditentukan di masa depan. Aset tersebut bisa berupa komoditas fisik seperti minyak, emas, gandum, atau aset keuangan seperti indeks saham, obligasi, dan mata uang.

Berbeda dengan perdagangan saham yang melibatkan pembelian kepemilikan perusahaan, dalam trading futures, trader tidak membeli aset fisik itu sendiri, melainkan kontrak yang menjanjikan transaksi di masa depan. Trading futures memungkinkan spekulasi terhadap pergerakan harga aset tanpa harus memiliki aset tersebut secara langsung.

2. Bagaimana Cara Kerja Trading Futures?

Dalam trading futures, dua pihak bersepakat untuk membeli atau menjual aset tertentu dengan harga yang telah disepakati pada tanggal jatuh tempo yang sudah ditentukan sebelumnya. Ada dua posisi utama dalam trading futures:

  • Long Position: Jika Anda mengambil posisi long, artinya Anda setuju untuk membeli aset pada harga yang ditetapkan di masa depan. Trader long akan untung jika harga aset naik di masa depan.

  • Short Position: Sebaliknya, jika Anda mengambil posisi short, berarti Anda setuju untuk menjual aset pada harga yang ditentukan. Trader short akan mendapatkan keuntungan jika harga aset turun di masa depan.

Keunikan dari trading futures adalah adanya margin, yaitu modal yang diperlukan untuk membuka posisi. Margin yang digunakan dalam trading futures relatif kecil dibandingkan dengan nilai penuh kontrak. Hal ini memberikan leverage yang memungkinkan trader mengendalikan posisi yang lebih besar dibanding modal yang mereka miliki.

3. Jenis-Jenis Kontrak Futures

Ada berbagai jenis kontrak futures yang diperdagangkan di pasar, dengan dua kategori utama yaitu futures komoditas dan futures keuangan:

  • Futures Komoditas: Ini melibatkan kontrak untuk komoditas fisik seperti minyak mentah, emas, gandum, kopi, dan logam lainnya. Trading komoditas futures banyak digunakan oleh produsen dan konsumen untuk melindungi harga di masa depan dari fluktuasi yang merugikan.

  • Futures Keuangan: Ini mencakup aset keuangan seperti indeks saham (misalnya S&P 500), mata uang (forex futures), dan obligasi. Banyak investor dan institusi menggunakan futures keuangan sebagai alat untuk melindungi portofolio mereka dari risiko pasar atau untuk berspekulasi terhadap arah pergerakan pasar keuangan.

4. Keuntungan Trading Futures

Trading futures menawarkan berbagai keuntungan bagi para trader, terutama bagi mereka yang mencari peluang investasi dengan risiko yang lebih dinamis:

  • Leverage: Salah satu daya tarik utama dari futures adalah penggunaan leverage, yang memungkinkan trader membuka posisi besar dengan modal kecil. Ini berarti trader dapat meningkatkan potensi keuntungan meski dengan modal awal yang relatif rendah.

  • Likuiditas Tinggi: Pasar futures, terutama untuk kontrak populer seperti minyak mentah dan indeks saham, memiliki likuiditas tinggi. Likuiditas tinggi memungkinkan eksekusi order yang cepat dan harga yang kompetitif.

  • Diversifikasi: Futures memungkinkan trader untuk memperdagangkan berbagai jenis aset, baik komoditas fisik maupun instrumen keuangan. Ini memberi peluang bagi trader untuk mendiversifikasi portofolio mereka ke berbagai pasar.

  • Akses ke Pasar Global: Pasar futures memungkinkan trader untuk mengakses komoditas global, mata uang internasional, dan pasar saham luar negeri tanpa harus memiliki aset fisiknya.

  • Perlindungan (Hedging): Futures sering digunakan oleh perusahaan dan investor besar sebagai alat untuk melindungi portofolio dari fluktuasi harga yang merugikan. Misalnya, perusahaan penerbangan mungkin menggunakan futures minyak untuk mengunci harga bahan bakar di masa depan.

5. Risiko Trading Futures

Meskipun ada banyak keuntungan, trading futures juga membawa risiko yang signifikan:

  • Leverage Tinggi: Meskipun leverage dapat meningkatkan potensi keuntungan, leverage juga dapat memperbesar kerugian. Jika pasar bergerak berlawanan dengan posisi Anda, kerugian bisa jauh melebihi modal awal yang diinvestasikan.

  • Volatilitas Pasar: Futures sering kali diperdagangkan dalam pasar yang sangat volatil. Pergerakan harga yang cepat dan tidak terduga dapat menyebabkan kerugian besar dalam waktu singkat jika tidak dikelola dengan baik.

  • Margin Call: Karena futures melibatkan margin, broker dapat mengeluarkan margin call ketika nilai pasar posisi Anda turun di bawah tingkat margin yang disyaratkan. Ini memaksa trader untuk menambah modal atau menutup posisi dengan kerugian.

  • Kehilangan Modal: Trading futures tidak cocok untuk semua investor. Potensi kerugian besar sangat nyata, terutama bagi trader pemula yang belum berpengalaman dalam manajemen risiko dan dinamika pasar berjangka.

6. Strategi dalam Trading Futures

Ada beberapa strategi yang digunakan trader dalam trading futures, tergantung pada tujuan dan toleransi risiko mereka:

  • Spekulasi: Trader spekulatif mencoba untuk mendapatkan keuntungan dari fluktuasi harga jangka pendek. Mereka membeli atau menjual kontrak futures dengan harapan pergerakan harga akan menguntungkan mereka.

  • Hedging: Perusahaan dan investor besar sering menggunakan futures sebagai alat untuk melindungi portofolio atau produksi mereka dari risiko harga. Misalnya, petani mungkin menjual futures gandum untuk melindungi pendapatan mereka dari potensi penurunan harga gandum di masa depan.

  • Spread Trading: Spread trading melibatkan membeli satu kontrak futures dan menjual kontrak futures lainnya dengan harapan mendapatkan keuntungan dari perbedaan harga di antara dua pasar yang berkaitan.

7. Memulai Trading Futures

Bagi mereka yang tertarik memulai trading futures, berikut adalah beberapa langkah yang dapat diikuti:

  • Pilih Broker Futures: Langkah pertama adalah memilih broker yang menyediakan akses ke pasar futures. Pastikan broker tersebut memiliki platform yang mendukung dan layanan pelanggan yang baik.

  • Belajar tentang Pasar Futures: Sebelum memulai, penting untuk memahami dasar-dasar trading futures, termasuk cara kerja leverage, margin, dan risiko yang terlibat.

  • Manajemen Risiko: Seperti halnya instrumen investasi lainnya, manajemen risiko adalah kunci sukses dalam futures. Gunakan stop loss untuk melindungi posisi Anda, dan hindari overleverage yang dapat meningkatkan risiko kerugian.

  • Gunakan Akun Demo: Sebagian besar broker menawarkan akun demo yang memungkinkan trader untuk berlatih tanpa risiko menggunakan uang sungguhan. Ini adalah cara yang baik untuk menguji strategi sebelum terjun ke pasar nyata.

sumber: https://www.pexels.com/photo/close-up-photo-of-monitor-159888/

Trading futures adalah salah satu cara yang menarik untuk berpartisipasi dalam pasar global, baik itu komoditas fisik atau aset keuangan. Dengan potensi keuntungan yang besar, futures juga membawa risiko yang signifikan, terutama karena penggunaan leverage. Bagi mereka yang memahami cara kerja pasar dan siap untuk menghadapi volatilitas serta mengelola risiko dengan hati-hati, trading futures bisa menjadi bagian penting dalam strategi investasi.