DPRD DKI Usul Kenaikan Tarif Masuk Ragunan Jadi Rp 10 Ribu

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth. Foto: Dok. Istimewa

Komisi C DPRD DKI Jakarta dan pengelola Ragunan telah menyepakati adanya kenaikan harga ke depannya. Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Dimaz Raditya, mengungkapkan, rencana penyesuaian tarif diambil untuk meningkatkan fasilitas dan layanan di area Ragunan.

Dimaz menilai, tarif Rp 4.000 untuk dewasa dan Rp 3.000 untuk anak-anak kurang relevan dengan pendapatan warga Jakarta saat ini.

"Tarif Ragunan ini sudah 20 tahun tidak pernah naik. Sementara, kondisi ekonomi dan pendapatan masyarakat Jakarta terus meningkat," ujar Dimaz dalam keterangannya, Sabtu (5/9).

Maka dari itu, Dimaz mengungkapkan, Komisi C DPRD DKI Jakarta berencana melakukan penyesuaian tarif masuk Ragunan di angka Rp 10.000.

Menurutnya, angka Rp 10.000 masih rasional dan ramah di kantong jika dibandingkan dengan beberapa destinasi wisata di Jakarta, seperti Ancol dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

"Tarif sekarang paling mahal Rp 4.000. Rencana akan dinaikkan menjadi Rp 10.000, tetapi masih terus kami kaji perihal angka," tutur dia.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, menilai, penyesuaian tarif memang perlu dilakukan untuk membenahi berbagai sarana dan prasarana di Ragunan.

Salah satu hal yang bisa ditingkatkan jika adanya penyesuaian tarif adalah tingkat keamanan kandang. Kenneth menilai, masih ada beberapa kandang yang tingkat keamanannya perlu diperhatikan.

Warga mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, Sabtu (5/9/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

"Beberapa waktu lalu ada anak yang terjatuh ke area kandang gajah. Nah, ini menjadi salah satu catatan kami dan kami berharap standar keamanan bisa ditingkatkan seiring penyesuaian tarif," ungkap Kenneth.

Kenneth mengatakan, penyesuaian tarif tiket masuk dapat mengurangi beban subsidi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta. Sebab, APBD masih menanggung biaya operasional Ragunan hingga 70 persen.

"Harapan kami dengan adanya peningkatan tarif ini adalah Taman Margasatwa Ragunan bisa mandiri secara finansial. Efisiensi pada anggaran APBD nantinya bisa digunakan untuk program lain yang lebih membutuhkan," ujar dia.

Selain itu, Kent juga membeberkan sejumlah catatan evaluasi kritis dari hasil inspeksi lapangan yang dilakukan pada Kamis sore.

Menurut dia, penambahan pendapatan dari penyesuaian harga tiket masuk harus dialokasikan pada aspek-aspek vital, seperti perbaikan sanitasi, kebersihan toilet, hingga program pemuliaan satwa. Dan juga kesejahteraan pegawai dan unsur pendukung Ragunan juga harus bisa diprioritaskan nantinya.

"Kondisi satwa harus tetap prima. Bahkan untuk satwa besar seperti gorila jantan yang saat ini belum memiliki pasangan, kita dorong agar ada skema pertukaran satwa antar kebun binatang agar bisa mendapatkan gorila betina sehingga mereka bisa berkembang biak dengan layak. Kesejahteraan pegawai dan petugas teknis di lapangan juga harus diperhatikan. Semua ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit," imbuhnya.

Warga mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, Sabtu (5/9/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Penambahan pemasukan yang diterima pengelola Ragunan dari penyesuaian harga tiket masuk juga dapat dimanfaatkan untuk menambah jumlah dokter hewan.

Kata Kent, jumlah dokter hewan di Taman Margasatwa Ragunan belum sebanding dengan jumlah satwa yang berjumlah lebih dari 2.200 satwa.

"Ada lebih dari 2.200 jumlah satwa di Taman Margasatwa Ragunan, tetapi jumlah dokter hewannya hanya berjumlah 8 orang, kan timpang sekali ini. Kalau penyesuaian tarif tiket masuk bisa menambah pemasukan, maka penambahan dokter hewan harus menjadi hal prioritas yang wajib dilakukan," pungkasnya.