Gus Kikin Temui Prabowo di Istana: Silaturahmi, Tak Ada Pesan Khusus

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto (kanan) menutup Muktamar Ke-35 NU disaksikan Rais Aam terpilih KH Miftahul Akhyar (tengah) dan Ketum PBNU terpilih KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Senin (31/8/2026) Foto: Syaiful Arif/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto (kanan) menutup Muktamar Ke-35 NU disaksikan Rais Aam terpilih KH Miftahul Akhyar (tengah) dan Ketum PBNU terpilih KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Senin (31/8/2026) Foto: Syaiful Arif/ANTARA FOTO

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/9).

Gus Kikin mengatakan, pertemuan itu merupakan silaturahmi setelah penyusunan struktur PBNU masa khidmat 2026-2031 rampung. Ia datang bersama jajaran pengurus baru.

"Ada, kita bersilaturahim dari akhir daripada penyusunan struktur Pengurus Besar Nahdlatul Ulama itu kemudian kita bersilaturahim," kata Gus Kikin kepada wartawan di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (30/9).

Tak Ada Pesan Khusus

Menurut Gus Kikin, Prabowo tidak menyampaikan pesan khusus. Namun, persatuan menjadi salah satu perhatian dalam pertemuan itu.

"Pesan Presiden enggak ada yang khusus. Ya kita memang membangun persatuan dan ya memang itulah yang akan kita lakukan memang. Enggak ada yang khusus," ujarnya.

Pembicaraan lebih banyak menyangkut kegiatan NU dan program pemerintah.

"Kita berbicara hal-hal yang berkenaan dengan kegiatan-kegiatan NU, kegiatan-kegiatan dari pemerintah," ujarnya.

Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2026). Foto: Zamachsyari/kumparan

100 Hari: Rekonsiliasi, Papua Jadi Prioritas

Gus Kikin mengungkap agenda awal kepengurusannya. Dalam 100 hari kerja, PBNU akan melakukan rekonsiliasi dan konsolidasi ke daerah-daerah.

"Kita akan rekonsiliasi ke daerah-daerah," kata dia.

Sejumlah daerah menjadi prioritas, salah satunya Papua.

"Ada beberapa daerah yang menjadi prioritas itu terutama di Papua," ujarnya.

"Itu mungkin rekonsiliasi, kita konsolidasi, nah jadi itu yang menjadi prioritas kita," ucap dia.

Terpilih di Muktamar Jombang

Gus Kikin ditetapkan sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmat 2026-2031 dalam Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, pada 31 Agustus 2026. Penetapannya dilakukan melalui musyawarah Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).

Prabowo hadir dan menutup langsung muktamar tersebut. Saat itu, ia didampingi antara lain Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Gus Kikin.