Peringati 6 Juni, Prabowo Unggah Momen Mengenang Bung Karno

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin upacara peringatan hari lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026). Foto: Kris /Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin upacara peringatan hari lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026). Foto: Kris /Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengunggah momen mengenang hari kelahiran Presiden Soekarno, pada Sabtu (6/6).

Ucapan itu diunggah lewat Instastory dalam akun Instagram resmi @prabowo. Dalam unggahan tersebut, terlihat karikatur foto Bapak Proklamator Indonesia itu dengan warna hitam putih dalam posisi hormat.

Di atas karikatur, terlihat ucapan, "MENGENANG HARI LAHIR PRESIDEN SOEKARNO 6 JUNI 2026." Di bawahnya, tertulis "Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia."

Adapun, tanggal 6 Juni menandai hari lahirnya Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno. Ia lahir di Surabaya pada 1901 dengan nama kecil Koesno Sosrodihardjo.

Aparatur Sipil Negara berpose saat mengikuti Fashion Show mirip presiden pertama Republik Indonesia Ir. Sukarno pada acara Pekan Bung Karno dan Bangkit Fest 2023 di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Kamis (1/6/2023). Foto: Novrian Arbi/ANTARA FOTO

Tumbuh di era pergerakan nasional, sosok yang akrab disapa Bung Karno ini berkembang menjadi singa podium dan pemikir yang ulung.

Sejak usia muda, Soekarno telah mendedikasikan hidupnya untuk melawan kolonialisme, memimpin berbagai organisasi pergerakan, hingga berkali-kali harus menghadapi masa pengasingan oleh pemerintah kolonial Belanda demi memperjuangkan hak kemerdekaan bangsa Indonesia.

Puncak dari perjuangan panjang tersebut terjadi pada 17 Agustus 1945, ketika Bung Karno bersama Bung Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia ke hadapan dunia.