Kenapa Belanja Pemerintah Itu Penting Buat Ekonomi Kita?

ASN pada Dirjen Perbendaharaan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari zamzam ahmad tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pandemi COVID-19 jadi momen penting yang menunjukkan betapa besar peran pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi. Ketika sektor swasta terpukul dan masyarakat kesulitan, pemerintah hadir melalui belanja negara—baik untuk bantuan sosial, subsidi usaha, layanan kesehatan, hingga menjaga pasokan pangan.
Meskipun kontribusi belanja pemerintah terhadap PDB Indonesia di 2023 hanya 7,45% (lebih rendah dibanding banyak negara lain), dampaknya jauh lebih besar dari sekadar angka. Belanja negara bukan hanya soal membelanjakan uang, tapi bagaimana uang itu menjadi alat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
1. Menumbuhkan Ekonomi Lewat Infrastruktur dan Investasi
Belanja pemerintah banyak dialokasikan untuk infrastruktur: jalan, pelabuhan, bandara, listrik, air bersih, dan lainnya. Infrastruktur ini jadi fondasi utama agar kegiatan ekonomi bisa berjalan lancar. Selain itu, belanja pemerintah juga masuk ke sektor investasi, membangun kapasitas produksi jangka panjang yang dibutuhkan untuk pertumbuhan berkelanjutan.
2. Mendorong Terbentuknya Pusat Ekonomi Baru
Melalui pembangunan infrastruktur dan pengaturan tata ruang, pemerintah bisa menciptakan daerah-daerah baru yang menarik untuk investor. Kadang, pemerintah juga jadi pemain pertama dengan menggerakkan BUMN untuk masuk ke wilayah yang belum dilirik swasta.
3. Menciptakan Lapangan Kerja
Proyek-proyek pemerintah, seperti pembangunan infrastruktur dan program padat karya, langsung menciptakan lapangan pekerjaan. Pemerintah juga mendukung UMKM sebagai penyerap tenaga kerja terbesar dengan memberikan pembiayaan murah, pelatihan, dan bantuan pemasaran.
4. Mengurangi Ketimpangan Sosial
Ketimpangan sosial bisa jadi sumber konflik dan menghambat pertumbuhan. Dalam situasi global yang penuh gejolak seperti perang Rusia-Ukraina, pemerintah menggunakan anggaran untuk subsidi energi dan bantuan pangan demi menjaga daya beli masyarakat yang rentan.
5. Membangun Sumber Daya Manusia Unggul
Belanja negara juga menyasar sektor pendidikan dan kesehatan. Pemerintah menjamin akses pendidikan yang merata, mendorong pendidikan vokasi, pelatihan kerja, dan beasiswa. Di sisi kesehatan, pemerintah menyediakan layanan dasar, menekan angka stunting, dan memperluas jaminan kesehatan nasional.
6. Menjaga Iklim Investasi Tetap Sehat
Iklim investasi yang baik butuh kepastian hukum, stabilitas politik, dan bebas dari korupsi. Pemerintah berperan menciptakan kondisi ini agar investor nyaman menanamkan modal di Indonesia, yang pada akhirnya berdampak positif ke pertumbuhan ekonomi nasional.
Kesimpulan
Sebagai negara berkembang, Indonesia punya banyak potensi ekonomi yang belum tergarap. Pemerintah, lewat belanja negara, memegang peranan penting untuk menggerakkan roda ekonomi, menciptakan keadilan sosial, serta membangun masa depan bangsa. Namun, agar belanja ini benar-benar bermanfaat, perlu budaya efisiensi dan akuntabilitas. Masyarakat juga punya peran: mengawasi, mendukung, dan terus membekali diri agar siap menjadi bagian dari pembangunan ekonomi nasional.
dikutip dari :
Urgensi Belanja Pemerintah dalam Perekonomian,
Januardo, M.Ec.Dev Kepala Seksi Pencairan Dana KPPN Solok
