Konten dari Pengguna

Pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis di SD Negeri 40 Batang Barus Solok

zamzam ahmad

zamzam ahmad

ASN pada Dirjen Perbendaharaan

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari zamzam ahmad tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Program MBG merupakan wujud nyata komitmen pemerintah, khususnya Kementerian Keuangan, dalam menciptakan generasi bangsa yang sehat, cerdas, dan produktif. Selain memiliki manfaat langsung bagi tumbuh kembang anak,

foto oleh lutfia miranda
zoom-in-whitePerbesar
foto oleh lutfia miranda

dengan membuka lapangan kerja dan meningkatkan serapan produk pertanian lokal.

Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Solok, Heni, bersama tim melakukan kunjungan kerja ke SD Negeri 40 Batang Barus, Kabupaten Solok. Agenda ini bertujuan untuk meninjau langsung pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu Program Strategis Nasional. Sambutan Hangat di SD Negeri 40 Batang Barus

Rombongan KPPN Solok diterima oleh Zulbadri, Plt. Kepala Sekolah SD Negeri 40 Batang Barus, beserta jajaran guru dan staf. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Nindi Suryani, Kepala Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) Solok Gunung Talang Batang Barus. Suasana penyambutan berlangsung penuh keakraban, menandai semangat kebersamaan antara pemerintah pusat, pelaksana daerah, dan institusi pendidikan.

Dalam sambutannya, Heni menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Program MBG. Menurutnya, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pemerintah pusat, tetapi juga pada sinergi lintas pihak di daerah.

“Program MBG adalah salah satu investasi jangka panjang untuk bangsa. Dengan anak-anak yang sehat dan bergizi baik, kita menyiapkan generasi yang cerdas, produktif, dan mampu berkontribusi pada pembangunan di masa depan,” ujar Heni.

Dampak Positif bagi Anak dan Orang Tua

Zulbadri dalam kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa sekolah dan para siswa telah merasakan manfaat nyata dari program ini. Asupan gizi yang diterima siswa secara rutin membuat proses belajar lebih optimal. Selain itu, orang tua siswa juga menyampaikan rasa syukur karena program ini menyentuh hingga ke wilayah Batang Barus yang sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani.

“Banyak orang tua murid merasa terbantu. Anak-anak mereka tidak hanya memperoleh makanan bergizi setiap hari, tetapi juga memperoleh motivasi lebih dalam menempuh pendidikan,” tutur Zulbadri.

Komitmen Pelaksana Program

Sementara itu, Nindi Suryani selaku Kepala SPPG menjelaskan bahwa pelaksanaan Program MBG dijalankan sesuai dengan mekanisme yang berlaku, mulai dari tahap perencanaan, pengolahan, hingga distribusi makanan. Ia menekankan bahwa standar keamanan pangan selalu menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan.

“Cakupan penerima di wilayah kerja kami cukup luas, namun tim bekerja siang dan malam untuk memastikan makanan yang diterima siswa tetap layak konsumsi, higienis, dan aman,” jelas Nindi.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa program ini tidak hanya menyehatkan anak-anak, tetapi juga menghidupkan ekonomi lokal. Bahan pangan yang digunakan sebagian besar dibeli dari petani sekitar, sehingga membantu perputaran ekonomi di tingkat desa.

Pesan Inspiratif untuk Siswa

Mengakhiri kunjungan, Heni menyampaikan pesan motivasi kepada para siswa agar senantiasa menjaga rasa syukur. Ia menekankan bahwa kesempatan memperoleh pendidikan yang layak serta asupan gizi yang cukup merupakan modal penting untuk mewujudkan cita-cita di masa mendatang.

“Kalian adalah generasi penerus bangsa. Jagalah kesehatan, semangat belajar, dan syukuri setiap nikmat yang diberikan. Program ini adalah bentuk perhatian negara kepada kalian semua agar dapat tumbuh menjadi generasi unggul,” pesan Heni di hadapan siswa.

Ia juga mengutip pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang terinspirasi dari pandangan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB): “Makanan Bergizi Gratis adalah investasi terbaik sebuah bangsa.” Menurut Heni, kutipan tersebut merefleksikan esensi program MBG yang tidak hanya menjawab kebutuhan saat ini, tetapi juga mempersiapkan masa depan Indonesia.

Penutup

Kunjungan KPPN Solok ke SD Negeri 40 Batang Barus menjadi momentum penting dalam memastikan implementasi Program MBG berjalan sesuai harapan. Dengan dukungan berbagai pihak, mulai dari sekolah, orang tua, pelaksana daerah, hingga pemerintah pusat, program ini diharapkan mampu menciptakan perubahan nyata bagi generasi muda sekaligus menggerakkan roda perekonomian lokal.

Melalui Program MBG, pemerintah menegaskan bahwa kesehatan dan pendidikan anak adalah prioritas utama pembangunan bangsa. Dengan gizi yang baik dan pendidikan yang berkualitas, Indonesia tengah menapaki jalan menuju masa depan yang lebih cerah.