Strategi Menentukan Pilihan bagi Lulusan SMA

Mahasiswa Program Studi Teknik Industri Institut Teknologi Telkom Purwokerto
Tulisan dari Zenun Arifin tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Selamat!! Untuk kamu yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan tingkat SMA sederajat. Kini saatnya kamu menentukan pilihan apakah mau lanjut kuliah atau kerja? Mungkin bagi sebagian anak dengan latar belakang orang tua yang mampu tidaklah sulit untuk menentukan pilihan ini. Namun, bagi anak dengan keterbatasan ekonomi keluarga dan ingin melanjutkan pendidikan tinggi akan merasa kesulitan menentukan pilihan tersebut.
Bagi anak-anak lulusan SMA sederajat sudah semestinya mengetahui jalan hidup yang akan dipilihnya. Kuliah atau kerja? Yahh, ini menjadi pertanyaan serius yang mungkin terus dipikirkan sebelum mereka lulus. Sebelum menentukan keputusan, kamu harus paham alasan dan strategi tepat dari setiap pilihan yang akan kamu ambil.
Mengapa kamu harus kuliah?
Sebagian dari kamu mungkin sudah mengetahui alasan untuk kuliah. Salah satu contohnya yaitu ketika kamu ingin menjadi seorang dokter, maka kamu harus menempuh pendidikan perkuliahan hingga meraih profesi dokter. Setiap orang tentu akan memiliki alasan yang berbeda-beda. Namun yang terpenting yaitu ketika kamu ingin kuliah maka tentukan alasan yang tepat mengapa kamu harus kuliah.
Bagaimana nih, apakah kamu sudah menemukan alasan yang tepat? Akan lebih baik bicarakan dan diskusikan hal ini bersama kedua orang tua kamu. Orang tua memiliki peranan penting dalam masa depan anak. Orang tua sebagai support system dengan memberikan dukungan penuh dan doa agar cita-cita anaknya tercapai. Jika orang tua kamu mampu dan support, maka manfaatkan kesempatan tersebut untuk kamu bisa kuliah.
Selain menentukan alasan, kamu harus tau pentingnya dan benefit yang didapatkan ketika kamu kuliah. Ketika kamu ingin meraih tingkat karier yang lebih tinggi maka kamu harus kuliah. Saat ini sudah banyak lowongan kerja dengan posisi yang bagus dan syarat minimal sarjana. Inilah beberapa hal yang harus kamu ketahui ketika memilih untuk kuliah dibanding kerja.
Mengapa kamu memilih bekerja?
Memilih bekerja dibanding kuliah seringkali terjadi pada anak dengan keterbatasan ekonomi dan menjadi tulangpunggung keluarga. Apakah kamu salah satunya? Eitss,, tidak usah minder yaa!! Setiap orang memiliki jalan kehidupan yang berbeda-beda.
Ketika kamu memilih untuk bekerja setelah lulus, pastikan kamu sudah memiliki alasan yang jelas dan setidaknya memiliki pandangan pekerjaan yang akan kamu gapai. Penting sekali memahami skill atau kemampuan diri agar mempermudah kamu memperoleh pekerjaan dengan cepat. Lebih baik memilih bekerja daripada memaksakan diri kuliah tanpa tujuan yang jelas dan hanya akan membuang-buang waktu, tenaga, dan biaya. Ketika kamu bisa bertanggungjawab atas pekerjaanmu dan memiliki progress ke depan, yakinlah kamu bisa sukses meski tidak harus kuliah.
Mengapa tidak memilih kuliah sambil bekerja?
Bagi kamu yang memiliki tujuan kuliah yang jelas tetapi mengharuskan sambil bekerja, pilihan ini sangat tepat untuk kamu pilih. Namun diingat bahwa kuliah sambil bekerja tidaklah mudah. Tanggungjawab yang kamu kerjakan menjadi sangat banyak. Kamu harus bisa membagi waktu dengan sebaik mungkin.
Lebih baik memang fokus kuliah saja ataupun bekerja. Akan tetapi, jika keadaan mengharuskan kamu kuliah sambil bekerja, kamu bisa memilih kampus dengan kelas karyawan ataupun kampus yang menyediakan jadwal kuliah hari sabtu dan minggu saja. Cara ini dapat mempermudah kamu dalam membagi waktu antara pekerjaan maupun perkuliahan.
Kuliah sambil bekerja memang cukup terasa berat bagi beberapa orang yang telah merasakannya. Selain dengan bekerja sebenarnya ada cara lain loh buat kamu yang ingin kuliah yaitu dengan memanfaatkan program beasiswa baik dari pemerintah maupun instansi lain. Sebagai contoh yaitu Program KIP Kuliah, Beasiswa Unggulan, dan masih banyak beasiswa yang bisa kamu raih.
Kuliah atau kerja merupakan pertanyaan yang selalu ada bagi kamu yang baru lulus SMA sederajat. Adapun pilihan yang tepat, semua kembali lagi pada diri kamu masing-masing. Jika kamu memiliki tujuan kuliah yang jelas, maka perjuangkan dengan sungguh-sungguh dan carilah beasiswa agar meringankan biaya. Jika kamu terpaksa harus bekerja dan mencari uang untuk keluarga, maka bekerjalah dengan penuh tanggungjawab. Kesuksesan seseorang dapat diraih ketika kita bisa menjalankan tanggungjawab atas segala keputusan yang kita pilih.
Zenun Arifin, mahasiswa Program Studi S1 Teknik Industri Institut Teknologi Telkom Purwokerto.
