Konten dari Pengguna

ECO-PUMP: Langkah Kecil dari Dapur Papungan untuk Bumi yang Lebih Hijau

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Zhahnas Rizqita tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Anggota KKN-BBK Unair Papungan Saat Memberikan Praktik Pembuatan Eco-Enzyme
zoom-in-whitePerbesar
Anggota KKN-BBK Unair Papungan Saat Memberikan Praktik Pembuatan Eco-Enzyme

Sebanyak kurang lebih 40 warga Desa Papungan, yang didominasi oleh Ibu Rumah Tangga (IRT) dan petani, mengikuti serangkaian kegiatan pelatihan dan pendampingan pengolahan limbah organik rumah tangga menjadi cairan multiguna eco-enzyme. Berangkat dari tantangan pengolahan sampah yang masih belum terkelola, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) 8 Universitas Airlangga menyelenggarakan program ECO-PUMP (Eco-Enzyme Papungan untuk Masyarakat Produktif) yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 1 Agustus 2026 di Desa Papungan, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi.

Program yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN-BBK 8 universitas Airlangga tersebut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-8, yaitu Decent Work and Economic Growth, serta poin ke-17 yaitu Partnerships for the Goals. Penumpukan sampah organik rumah tangga kerap menjadi persoalan lingkungan jika tidak dikelola secara berkelanjutan. Oleh karena itu, program ECO-PUMP dirancang sebagai langkah konkrit dalam menekan volume timbulan sampah domestik sekaligus membekali masyarakat dengan keterampilan praktis bernilai ekonomis guna menghemat pengeluaran rumah tangga.

Rangkaian kegiatan dilaksanakan secara bertahap dan partisipatif. Diawali dengan tahapan edukasi interaktif mengenai konsep eco-enzyme, manfaat lingkungan, serta potensi penggunaannya. Pada tahap praktik, warga diajak berpartisipasi langsung dalam workshop dan demonstrasi pembuatan eco-enzyme, mulai dari pemilahan sisa buah dan sayuran, pencampuran formula, hingga penyiapan sampel cairan yang telah siap pakai sebagai cairan dengan banyak fungsi dan kegunaan.

“Melalui program ECO-PUMP, kami ingin mengajak dan mendampingi warga Desa Papungan untuk mengubah limbah dapur yang sebelumnya hanya dibuang begitu saja menjadi produk yang memiliki nilai guna tinggi. Kami berharap keterampilan ini tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga mampu menghemat biaya operasional pertanian dan kebutuhan rumah tangga warga secara berkelanjutan,” ujar Ketua Pelaksana Program ECO-PUMP KKN-BBK 8 Universitas Airlangga.

#SDG8 #SDG17 #DecentWorkAndEconomicGrowth #PartnershipsForTheGoals #SDGsUNAIR