Mencegah Kerugian Budidaya, Yuk Kenali Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB)

Student at Aquaculture Diponegoro University. I am thrilled and interested in riset field with a big plan of dedicate myself to environment optimization.
Tulisan dari Zilda Nailah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Desa Pungangan, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan (24/07/2023) – kegiatan budidaya perairan, khususnya ikan konsumsi, bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia akan pangan protein hewani. Untuk mencegah kerugian kegiatan budidaya, sebaiknya masyarakat mengetahui bagaimana standar operasional prosedur Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB).
Permasalahan budidaya yang dihadapi masyarakat Desa Pungangan adalah kematian ikan nila yang mengakibatkan gagal panen dan kerugian secara ekonomi. Kematian ikan nila yang dibudidaya dapat disebabkan oleh faktor eksternal, seperti perubahan suhu drastis dan kualitas air yang kurang mendukung.
Mahasiswa KKN TIM II Universitas Diponegoro 2022/2023, Zilda Nailah Fajriyanti dari Program Studi S1 – Akuakultur melakukan edukasi cara budidaya ikan yang baik pada ikan air tawar khususnya pembesaran ikan nila kepada masyarakat Desa Pungangan.
Cara Budidaya Ikan Yang Baik (CBIB) adalah cara memelihara atau membesarkan ikan dan memanen hasilnya dalam lingkungan yang terkontrol sehingga memberikan jaminan kualitas dan keamanan pangan dari pembudidaya dengan memperhatikan sanitasi, benih, pakan, obat ikan, dan bahan kimia serta bahan biologis.
Standar operasional prosedur pembesaran ikan nila (Oreochromis niloticus) berdasarkan pedoman Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dimulai dengan pemeliharaan kolam air tenang, penggunaan benih bermutu, proses produksi, pengelolaan pemberian pakan, pengelolaan kualitas air, pengendalian penyakit, dan pemanenan ikan.
Melalui edukasi yang telah dilakukan, masyarakat Desa Pungangan diharapkan mampu melakukan kegiatan budidaya ikan yang baik dan memperoleh produksi kebutuhan pangan dan keuntungan secara ekonomi.
Penulis: Zilda Nailah Fajriyanti (26020120140054/FPIK/Akuakultur)
