Pentingnya Komunikasi di Media Sosial dan Era Digital

pelajar atau mahasiswa yang berkuliah di BINUS
Tulisan dari Zulekhaa Neysa Sasikala tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Komunikasi juga merupakan salah satu yang yang kita gunakan sehari-hari, dan juga sangatlah penting di kehidupan manusia. Bahkan di waktu dimana teknologi belum ada, seseorang melakukan interaksi dan hubungan dengan orang lain melalui komunikasi. Selain berinteraksi, melalui berkomunikasi secara tatap muka dengan orang lain, seseorang dapat memahami bagaimana sikap bahkan kepribadian orang lain. Di era digital sekarang ini, terjadi sedikit pergeseran pada media yang digunakan dan kebiasaan masyarakat dalam melakukan komunikasi. Kehadiran media komunikasi berbasis online, baik aplikasi pengiriman pesan maupun sosial media, mulai dapat menggantikan peran komunikasi konvensional tatap muka, karena salah satu keunggulannya yang tidak terikat oleh jarak dan waktu.
Media Sosial juga sebagai wadah kita untuk mengetahui ilmu informatika yang sangat maju dan berkembang pesat setiap waktunya untuk mengetahui ilmu ukur dalam mengikuti perkembangan zaman. Jadi bahwasannya setiap manusia dalam berilmu untuk menggunakan gaya bahasa dalam berkomunikasi di Era Digital seperti sekarang saat ini. Contohnya ketika kita meng-komentar tentang dalam postingan dari berbagai video ataupun foto itu juga bisa dinilai dari setiap kata di Media Sosial.
Banyak yang menggunakan kata-kata verbal dan non verbal didalam Media Sosial hampir semua umur juga menggunakan kata-kata tersebut. Berdasarkan yang kita ketahui dilingkungan sekarang yang ada di Teknologi ini juga memiliki pandangan yang berbeda-beda mulai dari nilai positif dan negatif. Saat ini hampir semua pengguna smartphone dan juga Media Sosial yang kita ketahui adalah dengan kata “Gaptek“ dan selalu bisa mengikuti perkembangan saat ini. Pendekatan individual ini juga bisa dilakukan setiap harinya karena kebiasaan seseorang menggunakan Handphone untuk sekedar melihat sekitar 5-10 menit. Apalagi informasi yang gampang dicelah dan dapat digunakan juga bisa menjadi berita negatif dan positif, dikarenakan ujaran kebencian mulai dari isi serta judul yang di posting di Media Sosial.
Ekspresi dan emosi adalah salah satu bentuk dari komunikasi non-verbal, yaitu proses transfer informasi melalui bahasa tubuh. Komunikasi non-verbal sendiri memiliki banyak jenis, diantaranya yaitu tatapan mata, sentuhan, dan gestur tubuh. Di dalam berkomunikasi, khususnya pada tatap muka, hal ini menjadi aspek penting yang menunjang berhasil tidaknya sebuah proses penyampaian informasi.
Karena selain menunjukkan perasaan dan respon seseorang dalam melakukan komunikasi, melalui aspek-aspek non-verbal tersebut, suatu pesan atau makna tertentu yang dengan kata-kata tidak dapat tersampaikan, dapat tersampaikan melalui gerakan tubuh maupun ekspresi. Hal tersebut menunjukkan salah satu fungsi aspek non verbal dalam komunikasi yaitu menguatkan isi pesan yang disampaikan.
Meskipun aplikasi-aplikasi komunikasi digital sudah membuat fitur yang mendukung pengungkapan ekspresi maupun perasaan sebagai pengganti komunikasi non verbal pada tatap muka, namun hal tersebut masih belum benar-benar sepenuhnya menggantikan peran dan efek yang diberikan dari komunikasi tatap muka secara langsung.
