Konten dari Pengguna

BBK 8 Unair Dorong Digitalisasi UMKM Desa Tegalrejo Lewat PESONA

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Muhammad Khoiriel Maruf tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seminar PESONA bersama Profesor Bambang dengan warga Desa Tegalrejo, Senin (27/7/2026). Dok. Istimewa.
zoom-in-whitePerbesar
Seminar PESONA bersama Profesor Bambang dengan warga Desa Tegalrejo, Senin (27/7/2026). Dok. Istimewa.

BANYUWANGI – Digitalisasi menjadi isu penting yang menjadi perhatian khusus di era modernisasi terutama di wilayah pedesaan. Sehingga digitalisasi bisa diterapkan secara merata di seluruh negeri, tidak hanya di kota besar seperti ibu kota. Terutama di sektor ekonomi dan pemasaran, aspek digitalisasi dapat menjadi katalis yang memajukan daya tarik dan citra desa yang dapat menjadi tambahan pemasukan baik bagi pemerintah daerah maupun para warganya. Dalam menanggapi hal tersebut, Mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 8 Universitas Airlangga hadir menyelenggarakan program digitalisasi sektor ekonomi bertajuk PESONA (Pengembangan Ekonomi Melalui Sinergi Objek Wisata dan UMKM). Program tersebut memiliki misi untuk mendorong perdagangan kecil dan menengah di Desa Tegalrejo, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi. Langkah nyata diambil melalui penambahan lokasi toko di Google Maps untuk memudahkan navigasi lokasi secara online, dan penambahan QRIS melalui ShopeePay sebagai opsi pembayaran non tunai.

Proses digitalisasi UMKM. (Dok. Pribadi).
zoom-in-whitePerbesar
Proses digitalisasi UMKM. (Dok. Pribadi).

Proses dilakukan dengan sistem door to door dimana tim mahasiswa BBK berkeliling ke sejumlah toko satu per satu di Desa Tegalrejo untuk menawarkan bantuan melengkapi alamat lokasi toko di Google Maps maupun pembuatan QRIS melalui ShopeePay. Para penjual toko memberi sambutan hangat dan antusiasme sehingga terdapat penambahan jumlah toko yang terdaftar lokasinya di Google Maps dan penambahan opsi pembayaran non tunai dengan QRIS. Selain melakukan digitalisasi lokasi di Google Maps dan pembayaran non tunai melalui QRIS terdapat juga seminar edukatif dan pengembangan ekonomi dan pariwisata desa. Mahasiswa BBK mengundang Profesor Bambang selaku dosen pada bidang pariwisata dan perhotelan untuk menjadi pembicara yang memberikan materi terhadap para pelaku usaha yang ada di Desa Tegalrejo. Seminar berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab dengan sejumlah peserta yang membahas bibit usahanya masing-masing dan berkonsultasi singkat dengan Profesor Bambang.