Kumparan Logo

Darmin: RI Masih Berjuang Keluar dari Jebakan Middle Income Trap

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (15/8/2018). Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
zoom-in-whitePerbesar
Suasana aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (15/8/2018). Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pendapatan per kapita atau rata-rata pendapatan orang Indonesia mencapai Rp 56 juta atau USD 3.927 per tahun. Dengan besaran pendapatan per kapita tersebut, berdasarkan kategori Bank Dunia maka Indonesia masuk dalam kelompok pendapatan menengah ke atas. Angka ini juga naik 7,92 persen dari pendapatan per kapitan pada 2017 sebesar Rp 51,89 juta atau USD 3.876,8 per tahun. Saat itu Indonesia masuk dalam kategori pendapatan menengah bawah.

Menanggapi hal tersebut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan Indonesia belum bisa dinilai lepas dari jebakan middle income trap. Middle income trap adalah sebuah istilah untuk negara yang masyarakatnya terjebak di pendapatan menengah.

“Nah itu dia perjuangannya masih perlu waktu untuk menjawab itu,” ungkap Darmin di kantornya, Jakarta, Rabu (6/2).

Menko Darmin Nasution usai diskusi media. Foto: Ela Nurlaela/kumparan

Menurutnya, ada banyak jenjang untuk pendapatan per kapita di suatu negara. Mulai dari menengah bawah, menengah, hingga menengah atas.

“Baru setelah itu bisa dilihat negara itu bisa disebut negara maju atau tidak. Atau banyak negara yang pendapatannya naik, tapi dia tidak maju-maju juga. Di Amerika Latin banyak negara seperti itu,” ujarnya. Saat ini, Bank Dunia membagi negara-negara di dunia dalam empat kelompok pendapatan, yakni kelompok negara berpendapatan rendah dengan pendapatan per kapita per tahun sebesar USD 995 ke bawah, negara berpendapatan menengah ke bawah di kisaran USD 996-3.895, negara berpendapatan menengah ke atas USD 3.896-12.055, dan negara pendapatan tinggi atau maju yakni di atas USD 12.056.