Pencarian populer

Empat Kelompok Pengusaha Bergantian Dipanggil Jokowi ke Istana

Presiden Joko Widodo (tengah) menerima pengurus Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (13/6). Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Presiden Joko Widodo atau Jokowi memanggil empat kelompok pengusaha secara bergantian ke Istana Merdeka. Kemarin Jokowi memanggil pengusaha yang terhimpun dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi).

Pada Kamis (13/6) hari ini, giliran Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) yang diundang Jokowi.

Pertemuan itu dilakukan atas inisiatif Jokowi, untuk meminta berbagai masukan dalam peningkatan ekonomi di Indonesia. Jokowi beralasan saat ini terus mengejar persoalan ekonomi, karena menurutnya momen pemilu sudah selesai dilalui.

Presiden Joko Widodo (keempat kanan) menerima pengurus Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (13/6). Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

"Pemilu telah selesai dan tahapan demokrasi berjalan dengan baik, lancar, aman. Meskipun ini masih ada proses di MK, tapi yang ingin saya tekankan tetap harus bekerja keras untuk perbaikan-perbaikan ekonomi di negara kita," kata Jokowi di Istana Merdeka, Kamis (13/6).

Jokowi menekankan perlu membuat terobosan lain, agar mampu memberikan efek positif bagi peningkatan ekonomi. Hal itu juga didukung dengan tidak adanya beban politik yang dirasakan Jokowi saat ini.

"Saya ingin masukan-masukan ini yang lebih konkret, nyata, dan cepat bisa dilaksanakan. Sehingga bisa memberikan sebuah efek ekonomi yang baik untuk negara kita. Dan saya ngomong apa adanya karena saya sudah enggak ada beban apa-apa," jelasnya.

Presiden Joko Widodo bertemu dengan para pengusaha yang tergabung dalam Apindo. Foto: Fahrian Saleh/kumparan

"Tolong gunakan kesempatan ini sehingga terobosan-terobosan yang ingin kita lakukan betul-betul terobosan yang memberikan efek tendangan yang kuat bagi ekonomi kita," lanjut Jokowi.

Oleh karena itu, masukan yang diminta dari para pengusaha mencakup banyak hal. Termasuk kemungkinan perbaikan regulasi dalam memudahkan perkembangan sektor ekonomi di Indonesia.

"Baik dari sisi regulasi, mungkin revisi UU, mungkin kalau diperlukan mengeluarkan Perpu misalnya. Kan harus kita, kalau memang itu diperlukan sekali dan memang posisinya sangat penting ya akan kita keluarkan," pungkasnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.57