Kumparan Logo

Kiat Hemat Memakai E-Wallet

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Layanan uang elektronik GoPay. (Foto: Bianda Ludwianto/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Layanan uang elektronik GoPay. (Foto: Bianda Ludwianto/kumparan)

Dompet digital atau e-wallet kini memang marak digunakan, misalnya saja Go-Pay dan Ovo. Bukan hanya sebagai pembayaran aplikasi transportasi, namun e-wallet sudah merambah ke pembayaran merchant-merchant dengan mudah dan praktis.

E-wallet semakin digandrungi karena menawarkan banyak diskon hingga cashback spesial yang sayang untuk dilewatkan.

Tapi, waspada lho maunya untung bisa jadi buntung jika tak bijak mengelola keuangan saat memakai e-wallet. Lantas bagaimana kiat hematnya?

Perencana Keuangan Mike Rini Sutikno mengatakan, hal penting yang perlu diperhatikan agar bisa menekan sikap impulsif saat membelanjakan e-wallet ialah mematok anggaran keuangan sesuai kebutuhan dan prioritasnya.

“Tetapkan di awal, misalnya untuk kebutuhan pokok berapa seperti keperluan transportasi, bayar pulsa atau listrik hingga snacking atau jajan misalnya dibatasi Rp 300 ribu sampai Rp 350 ribu, jadi kalau ada cashback ngambilnya dari jatah jajan,” katanya ketika dihubungi kumparan, Minggu (6/1).

Aplikasi pembayaran digital Ovo. (Foto: Jofie Yordan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Aplikasi pembayaran digital Ovo. (Foto: Jofie Yordan/kumparan)

Mike melanjutkan, penggunaan e-wallet sebetulnya sebagai pergeseran tren dalam menyimpan uang. Maka dari itu, pengelolaannya pun sebetulnya memiliki prinsip sama saat menyimpan uang cash atau debit.

Namun karena tantangannya lebih besar dengan banyaknya penawaran spesial dan bonus, Mike menekankan agar membelanjakan hanya untuk kebutuhan yang benar-benar penting.

“Yang jadi masalah itu adalah kalau ia belanja tergoda diskonnya namanya juga merchant itu menggiurkan banget, lagi cashback misalnya. Walaupun dia sifatnya tunai kita enggak ngutang gitu tapi kan kita yang tadinya enggak mau beli kan jadinya beli,” terang dia.

Jika hal itu bisa dibatasi, kata Mike, setidaknya anggaran yang jebol saat menggunakan e-wallet bisa diminimalkan. “Dan jika digunakan dengan bijak, memang bisa memudahkan dan menguntungkan bagi keuangan kita,” pungkasnya.