Pencarian populer

LinkAja Milik BUMN Bisa Dipakai di Singapura

Grand Launching Fintech BUMN LinkAja oleh Menteri BUMN Rini Soemarno di GBK, Jakarta, Minggu (30/6). Foto: Selfy Sandra Momongan/kumparan
Kepemilikan saham PT Fintek Karya Nusantara (Finarya), pemilik produk LinkAja, masih dipegang oleh 7 perusahaan BUMN. Meski demikian, Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, nantinya kepemilikan saham LinkAja akan diperluas lagi kepada perusahaan BUMN lain.
ADVERTISEMENT
“Nantinya akan ditambah kepemilikannya dari KAI dan Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II,” ungkap Rini di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (30/6).
Saat ini, kepemilikan LinkAja dipegang oleh 7 perusahaan BUMN yaitu PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk, PT Bank Tabungan Negara Tbk, PT Pertamina dan PT Jiwasraya.
Layanan dompet digital TCash berganti nama menjadi LinkAja. Foto: Telkomsel
Bahkan menurut Rini, nantinya saham LinkAja juga akan dimiliki oleh bank BUMN syariah. Menurutnya, rencana tersebut masih diatur dan ditargetkan bisa selesai sebelum akhir 2019.
“Kita sedang bicara bank BUMN syariah ikut, kita harapkan bisa ikut,” ujarnya.
Selain bisa digunakan sebagai alat pembayaran dalam negeri, LinkAja juga bisa diakses di Singapura. Menurut Rini, sudah ada beberapa merchant di Singapura yang bisa menerima pembayaran melalui LinkAja.
ADVERTISEMENT
Ke depan, pihaknya juga menargetkan LinkAja bisa diakses di negara lain seperti Hong Kong, Malaysia dan Taiwan. Sebab, banyak warga negara Indonesia tinggal dan bekerja di negara-negara tersebut.
“Dengan Hong Kong, Malaysia, Taiwan. Karena banyak TKI nya kita harapkan TKI bisa mudah nantinya. Kalau keluarga di daerah butuh pulsa bisa dibeliin langsung pakai LinkAja,” tandasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.80