Kumparan Logo

Resmi Gabung di Holding BUMN Tambang, Bukit Asam Akan Ekspansi Bisnis

kumparanBISNISverified-green

clock
google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
PT Bukit Asam (Foto: Facebook/PT Bukit Asam - Persero Tbk)
zoom-in-whitePerbesar
PT Bukit Asam (Foto: Facebook/PT Bukit Asam - Persero Tbk)

PT Bukit Asam Tbk telah menyiapkan beberapa rencana ekspansi bisnisnya setelah resmi melebur dalam Holding BUMN Tambang. Salah satunya adalah membangun pembangkit energi untuk listrik.

Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk, Arviyan Arifin mengatakan perusahaan akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berkapasitas 2x660 mega watt.

"Ini sudah ditandatangani minggu lalu," kata Arviyan saat ditemui kumparan di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (29/11).

Hari ini, Bukit Asam bersama PT Timah dan PT Antam resmi mengalihkan saham seri B yang dimiliki negara kepada PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum), yang menjadi induk Holding BUMN Tambang.

Arviyan mengatakan sinergi akan dilakukan bersama dengan Antam dalam membangun PLTU untuk memenuhi kebutuhan smelter milik Antam yang berada di Halmahera.

"Kemudian ada rencana mengakuisisi PLTU milik Antam supaya lebih maksimal dan menjadi lebih murah," ujarnya.

Selain itu, pengembangan dilakukan di sara logistik terutama peningakatan kapasitas pelabuhan Kertapati dari 3,7 juta ton per tahun jadi 5 juta ton per tahun.

PT Bukit Asam juga melakukan pengembangan jalur baru dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) atau swasta. "Salah satu tujuan utamanya utk meningkatkan kapasitas penjualan kita," ujarnya.

Terakhir, PTBA berencana melakukan hilirisasi batubara untuk membuat produk downstream dari batubara menjadi urea, LPG, dan petrochemical yang dilakukan dengan proses gasifikasi.

"Kami sudah melakukan studi dan mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa lakukan pengembangan proyek hilirisasi," ujarnya.