Kumparan Logo

Surati Menhub, Angkasa Pura I Berminat Kelola Bandara Bali Utara

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rencana Bandara Internasional Bali Utara Foto: Selfy Sandra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Rencana Bandara Internasional Bali Utara Foto: Selfy Sandra/kumparan

Bandara Bali Utara di Kubutambahan, Buleleng, siap dibangun tahun 2020 mendatang oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub). PT Angkasa Pura I (AP I) selaku BUMN operator bandara pelat merah menyatakan siap mengelola operasional Bandara Bali Utara yang nantinya diperuntukan melayani penerbangan murah atau Low Cost Carrier (LCC).

Bahkan, AP I telah bersurat kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. AP I juga telah menyiapkan studi kelayakan atau Feasibility Study Bandara Bali Utara ini.

"Dari AP I sudah menyampaikan surat minat untuk mengelola AP I dan sudah kita kirimkan ke Kemenhub dan sekarang kita sudah menyiapkan proses Feasibility Study," kata Direktur Utama AP I Faik Fahmi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Badung, Bali, Senin (18/3).

Dirut AP I Faik Fahmi. Foto: Denita/kumparan

Kemenhub masih mengkaji penetapan lokasi (penlok) bandara ini. Ada tiga lokasi yang dimungkinkan yakni Grogak, Celukan Bawang, dan Kubutambahan. Faik menyatakan juga setuju di mana penlok akan ditetapkan. Tapi, AP I menargetkan bisa memperoleh kepastian pada April mendatang.

"Saya mengharapkan April sudah mendapatkan penlok," ujar dia.

Asal tahu saja, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah meninjau lokasi bandara ini di Desa Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, pada Minggu (30/12) lalu. Saat berkunjung di desa itu, ia mengatakan proses tender akan dimulai tahun ini. Namun, hingga saat ini, belum ada kepastian penetapan lokasi bandara ini akan dibangun.