Kumparan Logo

AP II Incar Kelola Bandara di Filipina dan Malaysia

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin. Foto: Resya Firmansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin. Foto: Resya Firmansyah/kumparan

PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II tidak kapok dengan kegagalan memenangkan tender pengelolaan Bandara Clark di Filipina. Tahun ini, perusahaan bakal kembali menyasar bandara lain di kawasan Asia.

Direktur Utama AP II, Muhammad Awaluddin, mengatakan salah satu bandara yang bakal diincar antara lain masih berada di Filipina juga. Tapi dia enggan menyebutkan bandara mana yang dimaksud.

"Ke tempat lain, masih di kawasan asia. Salah satunya di Filipina, kan ada lagi (bandara) di tempat lain," kata dia kepada kumparan, Senin (18/3).

Ekspansi pengelolaan bandara di kawasan Asia bakal dijajaki Awaluddin tahun ini. Sebelumnya, dia juga mengatakan bakal mengincar pengelolaan Bandara Kinabalu di Malaysia.

Dirut Angkasa Pura II Muhammad, Awaluddin, di acara kerja sama AP II dengan Airport Council International (ACI) di Kantor AP II, Tangerang. Foto: Ela Nurlaela/kumparan

Langkah ini diambil AP II agar bisa menjadi BUMN pertama yang bisa mengelola bandara di luar negeri. Dengan begitu, perusahaan memiliki pengalaman yang tidak hanya jago di kandang saja.

"Intinya yang kemarin kita belum beruntung, kita enggak menang. Tapi kita tetap akan coba terus ikut tender. Saat ini sedang persiapan untuk Bandara Kinabalu,” katanya dia beberapa waktu lalu.

Walaupun jadwal tender bandara tersebut belum bisa dipastikan, namun Awaluddin sudah melakukan sejumlah persiapan. Misalnya dengan menyelenggarakan tender dan mengikuti sejumlah tender dalam negeri.

Salah satu tender lelang yang dilakukan oleh AP II adalah Bandara Kuala Namu, Medan. Di sisi lain, AP II juga ikut tender lelang bandara lainnya di dalam negeri, yaitu Bandara Hang Nadim di Batam dan Eltari di Labuan Bajo.