Tol Layang Jakarta-Cikampek Batal Difungsikan Saat Mudik Lebaran 2019

1 April 2019 10:58 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pembangunanan tol Jakarta-Cikampek II atau tol layang Foto: ANTARA FOTO/Paramayuda
zoom-in-whitePerbesar
Pembangunanan tol Jakarta-Cikampek II atau tol layang Foto: ANTARA FOTO/Paramayuda
ADVERTISEMENT
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan Tol Jakarta-Cikampek Elevated atau tol layang tak bisa difungsikan saat mudik Lebaran. Padahal sebelumnya tol layang ini disebut bisa dipakai secara fungsional saat mudik lebaran 2019.
ADVERTISEMENT
Alasan batalnya tol tersebut bisa dipakai saat mudik, karena di lokasi pengerjaan tepatnya di dalam Tol Jakarta-Cikampek, ada proyek lain seperti Kereta Cepat Jakarta-Bandung dan Light Rail Transit (LRT) Jabodebek, sehingga pengerjaannya dilakukan bergantian.
“Itu (Tol Jakarta-Cikampek Elevated) belum,” kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PUPR, Danang Parikesit, kepada kumparan, Senin (1/4).
Dia menyampaikan saat mudik Lebaran nanti, pihaknya akan mengoptimalkan Tol Jakarta-Cikampek eksisting. Seperti tahun sebelumnya saat mudik, pengerjaan di ruas tol itu dihentikan selama beberapa waktu.
"Nanti kita bersihkan (alat konstruksi di sekitar Tol Jakarta-Cikampek Elevated) supaya enggak mengganggu pelaksanaan operasi mudik, atau sebaliknya," bebernya.
Sebelumnya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan salah satu alasan tol itu tak difungsikan saat Lebaran yakni memperhatikan keamanan pekerja konstruksi, dan keamanan pengguna karena konstruksi tol layang.
Pekerja mengoperasikan alat berat saat menyelesaikan pembangunan jalan tol layang Jakarta-Cikampek II Elevated di Karawang, Jawa Barat. Foto: ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar
"Dipastikan belum bisa. Dan saya tidak terlalu ngotot karena saya lihat risikonya terlalu tinggi kalau untuk mudik, apalagi hujan. Jadi mending kita safety first," ucapnya.
ADVERTISEMENT
Dia pun mengungkapkan apabila memang Tol Jakarta-Cikampek layang ingin difungsikan, hal itu mungkin baru bisa dilakukan di bulan Juni atau Juli 2019. Basuki menjelaskan pengerjaan tak bisa dipercepat.
"Targetnya Juni atau Juli, daripada terjadi yang tidak-tidak, lebih baik safety first. Pengerjaan di sana kan tidak hanya tol," katanya.
Adapun PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebelumnya menyatakan tol layang Jakarta-Cikampek akan dibuka secara fungsional untuk memecah kemacetan saat mudik lebaran tahun ini. Rencananya, hanya satu jalur yang bisa dipakai.
Tol layang Jakarta-Cikampek mulai dibangun tahun 2017 oleh PT Jasamarga Jalan layang Cikampek. Dalam membangun tol itu, investasi yang digelontorkan badan usaha mencapai Rp 16,2 triliun.