Pencarian populer

Berikan Roma Lionel Messi, Maka Aksi Tikung Barcelona Akan Dimaafkan

Suporter AS Roma. (Foto: Filippo MONTEFORTE / AFP)
AS Roma baru saja kena sial. Malcom yang tinggal selangkah lagi mendarat di Olimpico, tiba-tiba berpaling dan memutuskan bergabung dengan Barcelona. Padahal, Monchi selaku Direktur Olahraga AS Roma telah mencapai kesepakatan dengan Girondins Bordeaux dan Malcom hanya tinggal menjalani tes medis dan meneken kontrak.
ADVERTISEMENT
Di atas kertas, aksi tersebut masih legal, tetapi tentu saja aksi tikung Barcelona itu menodai gentleman agreement yang telah disepakati Roma dengan Bordeaux sebelumnya. Akan tetapi, kekecewaan 'Serigala Ibu Kota' tak bisa hilang dengan mudah. James Pallotta selaku Presiden Roma pun turut angkat bicara terkait saga transfer Malcom.
"Barcelona melakukan intervensi dengan cara yang tidak etis,” ujar Pallotta kepada SiriusXM.
Dalam konferensi persnya, Monchi mengatakan jika Bordeaux menginginkan kenaikan harga. Sementara Roma enggan untuk menaikkan jumlah yang telah disepakati sebelumnya. Di satu sisi, Barcelona datang dengan tawaran harga yang lebih cocok.
Itulah mengapa Roma kemudian membawa masalah Malcom ke ranah hukum. Bahkan, Barcelona sendiri telah meminta maaf atas insiden tikung-menikung tersebut.
ADVERTISEMENT
“Kami telah menerima nasihat hukum, dan sepertinya Bordeaux akan dipanggil untuk bersaksi. Kemarin Barcelona meminta maaf kepada kami, tetapi saya tidak menerima permintaan maaf mereka."
Malcom Filipe Silva de Oliveira saat diperkenalkan sebagai pemain anyar Barcelona. (Foto: REUTERS/Albert Gea)
Lucunya, bukan rahasia lagi jika Barcelona adalah pengagum rahasia Monchi yang jeli dalam merekrut pemain potensial. Pria berkepala pelontos itu sering menjadi kiblat dari perekrutan penggawa anyar Blaugrana. Tengok saja nama-nama macam Dani Alves, Seydou Keita, Adriano, Ivan Rakitic, dan Aleix Vidal yang diboyong Barcelona dari Sevilla, tempat Monchi mengabdi sebelumnya.
Dan Malcom adalah yang paling anyar dari rentetan kasus transfer Barcelona dalam mengekor Monchi. Pemain yang telah mencetak 12 gol untuk Bordeaux di Ligue 1 musim lalu itu memang merupakan salah satu incaran Monchi, demi merealisasi proyek peremajaan yang diterapkannya di Roma saat ini. Jadi bisa dimengerti bila Palotta urung memaafkan aksi Barcelona saat menikung Malcom.
ADVERTISEMENT
Direktur Olahraga AS Roma, Monchi. (Foto: Javier Soriano/AFP)
“Satu-satunya cara untuk menerima mereka adalah jika mereka memutuskan untuk memberi kami Messi."
Namun, Palotta tak lantas mengakhiri kerja sama dengan Barcelona begitu saja. Ia cukup realistis untuk menganggap level klub Catalan itu di atas Roma, dan masih berpotensi untuk melakukan simbiosis mutualisme keesokan hari nanti.
"Hubungan tertutup dengan Barcelona? Tidak. Mereka lebih besar dari kami dan kami akan memiliki perjanjian dengan mereka di masa depan," pungkasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.81