Kumparan Logo

Bualan-bualan yang Mewarnai Keputusan Pensiun Cassano

kumparanBOLAverified-green

clock
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Antonio Cassano di Sampdoria. (Foto: Twitter)
zoom-in-whitePerbesar
Antonio Cassano di Sampdoria. (Foto: Twitter)

Giacomo Casanova adalah pria legendaris asal Italia. Kemamampuanya dalam membius para wanita dengan dusta nyaris tiada duanya. Konon, ratusan wanita telah jatuh dalam pelukannya.

Dalam dunia sepak bola, pria Venezia itu seakan menemukan jelmaan dalam diri Antonio Cassano. Tak hanya soal relasi dengan wanita, perlakuan Cassano terhadap klub sepak bola pun mengingatkan publik terhadap Casanova.

Pada tanggal 10 Juli lalu, Cassano telah resmi berseragam Hellas Verona. Namun, hanya seminggu setelah menandatangani kontrak, dia memutuskan untuk gantung sepatu.

Kegilaannya tak hanya sampai di situ. Tak berselang lama, Cassano kemudian mengatakan jika dirinya tak akan meninggalkan sepak bola dan masih akan bermain.

Namun, itu semua berubah lagi hari ini (24/7) ketika dia kembali mengumumkan bahwa akan mengakhiri kariernya sebagai pesepakbola. Keputusan aneh yang sontak membuat beberapa pihak bertanya-tanya tentang apa yang sebenarnya ada di isi kepala Cassano.

Hal itu yang dirasakan oleh Maurizio Setti, selaku presiden Verona. Terlepas dari kemampuannya yang mumpuni, Setti mengatakan jika ada yang salah dalam isi kepala Cassano.

"Isi kepala pemain ini tidak benar, meskipun dia memiliki fisik dan kemampuan atletik yang baik," ujar Setti kepada ANSA.

X post embed

Cassano sendiri berujar jika keputusannya tak berhubungan dengan masalah fisik, meski kini usianya sudah menginjak 35 tahun. Pemain kelahiran Bari itu mengungkapkan jika dirinya terkendala problem mental.

"Saya tidak akan meninggalkan sepak bola, saya cuma merasa saya tidak bisa melanjutkan (kerja sama) dengan Hellas Verona," ungkap Cassano.

"Saya sehat secara fisik, seperti yang saya tunjukkan dalam 15 hari latihan, namun secara mental saya tidak termotivasi untuk melanjutkan karier di klub ini," imbuh Cassano.

Sementara keputusan untuk pensiun diklarifikasi oleh Cassano via akun Twitter istrinya, Carolina Marcialis. Dalam unggahan tersebut, Cassano menjelaskan duduk perkara keputusan gantung sepatunya.

X post embed

"Saya meminta maaf untuk Kota Verona, seluruh pendukung, presiden Maurizio Setti, direktur olahraga Filippo Fusco dan pelatih Fabio Pecchia, serta seluruh rekan-rekan saya plus staf medis dan teknik. Sebagai pria berusia 35 tahun, saya termotivasi oleh pernikahan saya. Dan sekarang, prioritas saya adalah untuk bersama anak dan istri saya," tulis Cassano.

Cassano sendiri telah menganggur sejak kerjasamanya dengan Sampdoria berakhir pada Januari 2015 lalu. Semusim bersama ll Samp, dirinya telah menyumbang dua gol dan lima assist dari 24 laga di Serie A.

Bak Casanova yang sudah membuat wanita-wanita tertarik kepadanya, selama kariernya Cassano telah membuat klub-klub besar kepincut untuk meminangnya. Deretan klub seperti AS Roma, AC Milan, Inter Milan hingga Real Madrid pun sudah pernah diperkuatnya.Akan tetapi, kendati memperkuat kesebelasan-kesebelasan raksasa, Cassano hanya mampu meraih dua gelar liga, yakni tatkala berseragam Madrid dan Milan.

Ah, Cassano. Kalau sudah tidak ada dirimu, bualan-bualan siapa lagi yang nanti akan membuai kami?