Pencarian populer

Cedera yang Bisa Melemahkan Manchester City

Leroy Sane merayakan gol bersama pemain City. Foto: Reuters/Matthew Childs

Tambahan satu angka Liverpool membuat Manchester City lengser dari puncak klasemen sementara Premier League. Jadi, tak ada jalan lagi selain melibas laga-laga ke depan untuk mengejar ketertinggalan dari The Reds.

Dari aspek moral, para penggawa City sedang bagus-bagusnya. Adalah keberhasilan menggondol titel Piala Liga yang jadi dasarnya. Di sisi lain, kemenangan atas Chelsea itu kudu dibayar mahal. Fernandinho mesti diistirahatkan dalam waktu yang belum ditentukan karena cedera hamstring.

Artinya, gelandang bertahan asal Brasil itu dipastikan absen saat City menjamu West Ham United, Kamis (28/2/2019) dini hari WIB. Fernandinho menyusul Gabriel Jesus, Aymeric Laporte, dan John Stones yang lebih dulu dirundung cedera.

"Kami tanpa John dan Gabriel dan kami masih tanpa mereka, begitu pula dengan Ferna dan Aymeric," kata Guardiola di dilansir situs resmi klub.

“Saya tidak tahu (berapa lama mereka akan absen). Dalam minggu-minggu berikutnya, mereka akan absen tetapi saya pikir John dan Gabriel akan segera kembali."

Guardiola menambahkan bahwa cedera Fernandinho dan Laporte sedikit lebih panjang, hingga pertengahan Maret atau selepas jeda internasional mendatang.

Selain absennya para penggawanya, Guardiola juga mesti mengantisipasi kebugaran personelnya saat ini. Pasalnya, Kyle Walker, Bernardo Silva, Sergio Aguero, dan Raheem Sterling bermain 120 menit penuh saat meladeni Chelsea pada final akhir pekan lalu.

Oke, posisi Sterling mungkin masih bisa digantikan oleh Leroy Sane yang kondisinya relatif lebih bugar. Begitu pula dengan Riyad Mahrez yang bisa diplot untuk mengisi pos sayap kanan. Namun, posisi penyerang dan gelandang bertahan menjadi sektor dilematis bagi Guardiola.

Raheem Sterling (kanan) rayakan golnya ke gawang Bournemouth bersama Fernandinho (kiri). Foto: Action Images via Reuters/Jason Cairnduff

Dengan ketiadaan Jesus, praktis hanya Aguero yang jadi pilihan tunggal di sektor striker. Sementara pada departemen gelandang bertahan, Guardiola bisa memercayakan Bernardo Silva sebagai pengganti Fernandinho. Kendati pemain yang dibeli dari AS Monaco itu juga turut tampil penuh versus Chelsea tiga hari silam.

Ilkay Guendogan bisa menjadi penawar atas kasus ini. Meski bukan merupakan gelandang bertahan murni, ia terbukti mampu mengemban tugas tersebut. Sebagai opsi lainnya, Danilo menjadi nama yang cocok. Menurut WhoScored, ia mengemas rata-rata 1,6 intersep di tiap pertandingan --tertinggi kedua setelah Nicolas Otamendi.

Sudah sepantasnya Guardiola waswas atas ketiadaan seorang holding midfielder. Kekalahan beruntun dari Crystal Palace dan Leicester City di pengujung tahun lalu jadi buktinya.

Masalahnya, karakteristik permainan West Ham tak jauh berbeda dengan Palace dan Leicester, yakni sama-sama mengandalkan kecepatan dalam melepaskan serangan. Marko Arnautovic sebagai penyerang tengah dipandu Felipe Anderson dan Michail Antonio di kedua sisinya. Kebetulan, pemain yang disebut terakhir itu sedang dalam kondisi on-fire setelah sukses mengemas 2 gol dalam 3 pertandingan terakhir.

West Ham vs City di Piala FA. Foto: Dan Mullan/Getty Images

Satu hal lagi, West Ham pernah nyaris menjungkalkan City di Etihad Stadium pada edisi 2017/2018. The Hammers sempat tertinggal lebih dulu via gol Angelo Ogbonna sebelum Otamendi serta David Silva sukses mencetak gol balasan di babak kedua. Bahkan, City pernah benar-benar dipermalukan tiga musim lalu saat keok 1-2 dari Mark Noble cs.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.40