Danone Nations Cup: Menjaga Kondisi Fisik Itu Penting

No time to rest. Begitu tiba di Salou, sebuah kota di tepi pantai Catalunya yang begitu indah, pada Rabu (8/10/2019), dua tim asal Indonesia yang akan bertanding di Danone Nations Cup langsung menjalani latihan.
Perjalanan yang kami tempuh amatlah panjang. Setelah melahap 14 jam dari Kuala Lumpur hingga Amsterdam, kami masih harus menunggu sekitar dua jam untuk transit. Perjalanan kemudian berlanjut dengan penerbangan selama 2 jam dari Amsterdam ke Barcelona.
Dengan jarak tempuh ribuan kilometer seperti itu, tak heran apabila ada satu atau dua celetukan keluar dari anak-anak anggota tim: “Kita kapan sampainya?”
Perjalanan kami bahkan belum usai begitu sampai di Barcelona. Kami masih harus menempuh jalan darat selama sekitar 1 setengah jam untuk sampai ke Salou, Tarragona, tempat kami menginap.
Salou adalah kota yang teramat santai. Diberkahi sinar matahari yang tak habis-habis, banyak orang di sini memilih untuk berjalan santai sembari menikmati angin pantai atau duduk-duduk menenggak minuman dingin pada kafe-kafe yang terhampar di pinggir jalan.
Namun, bagi anak-anak SSB ASIOP Apacinti dan Fossbi Rajawali Muda, dua tim yang mewajili Indonesia pada Danone Nations Cup tahun ini, hasrat bersantai-santai harus mereka tepikan sejenak. Setelah sampai hotel dan rehat, mereka langsung berlatih.
Pelatih Kepala untuk kedua tim tersebut, Alfredo Vera, memberikan mereka latihan ringan di lapangan futsal yang masih berada dalam kompleks hotel. Latihan ringan itu, menurut Vera, adalah untuk menjaga kondisi fisik anak-anak.
Vera juga memberikan menu latihan berupa game memperebutkan bola. Tujuannya juga sama: Supaya kondisi fisik para anak terjaga.
Sejak 2003, Indonesia selalu ambil bagian pada kejuaraan Danone Nations Cup, turnamen antartim dunia yang mengkhususkan diri untuk anak-anak usia 12 tahun.
Untuk tahun ini, Indonesia mengirimkan dua tim, yakni ASIOP Apacinti (juara nasional AQUADNC 2018) dan Fossbi Rajawali Muda (juara nasional AQUADNC 2019).
ASIOP, yang menjadi wakil Indonesia pada turnamen para juara dari 2018, tergabung di Grup C bersama Bulgaria, Portugal, Afrika Selatan, dan Brasil. Sementara itu Fossbi, wakil Indonesia untuk turnamen 2019, tergabung di Grup D bersama Jerman, Tunisia, Hongaria, dan Portugal.
Setelah menggelar edisi 2017 di New York, Danone Nations Cup absen sejenak pada 2018. Oleh karena itu, edisi tahun 2019 pun menjadi edisi khusus: Dua final dunia sekaligus mereka gelar. Yang pertama untuk para perwakilan juara nasional dari 2018, sementara yang lainnya untuk para para juara nasional dari 2019.
Sejak edisi 2017, Danone Nations Cup memberikan ruang untuk sepak bola perempuan. Oleh karena itu, pada turnamen kali ini, total 16 tim sepak bola perempuan dari berbagai negara juga ikut ambil bagian. Meski begitu, jumlahnya memang masih lebih sedikit ketimbang tim sepak bola laki-laki --yang berjumlah total 40 tim.
