Ditahan PS Tira, Bali United Gagal Dekati Persib

Bali United belum keluar dari tren minor. Setelah ditahan Barito Putera pekan lalu, pasukan Widodo Cahyono Putro kembali bermain imbang 1-1 saat menjamu PS Tira di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Senin (24/9/2018) malam WIB.
Sang tuan rumah bahkan sempat tertinggal terlebih dahulu via gol Aleksandar Rakic pada menit pertama. Mereka cuma mampu membalas melalui lesakan Ilija Spasojevic satu menit sebelum paruh pertama berakhir.
Dengan hasil imbang, Bali United melewatkan untuk mengekor Persib Bandung selaku pemuncak klasemen sementara Liga 1. Kini, 'Serdadu Tridatu' cuma bertengger di posisi ketiga berbekal 37 poin dari 23 laga. Terbentang satu angka dengan PSM Makassar di posisi kedua dan tujuh poin dari Persib.
***
Untuk pertandingan ini, pelatih Widodo Cahyono Putro kembali menerapkan skema 4-3-3 dengan trisula lini depan yang terdiri dari Irfan Bachdim, Ilija Spasojevic, dan Melvin Platje. Ini menjadi kali kedua secara beruntun Bachdim tampil sebagai starter setelah pulih dari cedera.
Menjadi menarik karena Bachdim yang beroperasi di sisi kanan harus berbenturan dengan Abduh Lestaluhu sebagai pengawal area kiri pertahanan PS Tira. Dua nama ini sempat masuk skuat Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2016 sebelum Bachdim akhirnya dicoret karena cedera.
Kendati begitu, bukan Bachdim yang tampil sebagai protagonis di awal laga, melainkan Aleksandar Rakic dari kubu PS Tira. Baru satu menit pertandingan berjalan, dia langsung membawa timnya unggul lewat tembakan ke sudut kanan atas gawang Wawan Hendrawan.
Lewat lesakan cepatnya, Rakic sekaligus mengonfirmasi predikat spesialis pencetak gol di kandang lawan. Sudah 11 gol dicetaknya dalam laga tandang Liga 1 musim 2018 atau tertinggi di antara pemain lainnya.
Gol kilat Rakic turut mengejutkan Bali United. Setelahnya, 'Serdadu Tridatu' membombardir pertahanan lawan demi menyamakan kedudukan. Namun, taktik racikan Nilmaizar sulit ditembus.
Baru di akhir babak pertama, upaya Bali United menuai kesuksesan. Adalah Ilija Spasojevic yang menuliskan namanya di papan skor setelah menanduk bola umpan silang Nick van der Velden. Bola sempat membentur tanah sebelum bergulir masuk ke gawang PS Tira.
Gelombang ancaman Bali United semakin deras setelah jeda. Mereka mengincar sisi kanan pertahanan PS Tira yang dikawal pemain 21 tahun, Mahdi Fahri Albaar. Sempat hadir peluang lewat umpan silang Muhammad Taufiq ke tiang jauh, tetapi Platje gagal menyambutnya dengan sempurna.
Sementara, Irfan Bachdim yang mulai mengendur diganti untuk membuat ancaman berimbang di kedua sisi. Masuklah Syaiful Indra Cahya untuk mengisi kekosongan. Perubahan taktik Bali United direspons Nilmaizar dengan permainan pasif. Full-back di dua sisi diminta untuk menahan diri sehingga membatasi ruang kreasi sang tuan rumah.

Dengan begitu, Bali United sekadar menguasai bola dan mengutak-atik sisi sayap PS Tira tanpa mampu masuk ke kotak penalti. Situasi ini memaksa pemain macam Spasojevic dan Platje untuk berspekulasi dengan tembakan dari luar kotak. Hasilnya nihil.
Pun demikian skenario bola mati bermodalkan eksekusi Van der Velden. Tujuh menit sebelum waktu normal berakhir, eks pemain FC Groningen ini sempat mengirimkan servis matang ke kotak. Namun, bola tandukan Mahamadou N'Diaye bisa ditepis oleh kiper Angga Saputra.
Serangkaian kegagalan pun memaksa kedua tim mengakhiri laga tanpa pemenang. Sebuah kerugian untuk Bali United, sementara tidak buruk bagi PS Tira mengingat mereka cuma penghuni zona merah, tepatnya di posisi ke-16 dengan 25 angka.
