kumparan
29 Okt 2018 13:03 WIB

Duka Pemain-pemain Leicester untuk Vichai Srivaddhanaprabha

Vichai Srivaddhanaprabha saat berada di King Power Stadium. (Foto: Reuters/Andrew Boyers)
Vichai Srivaddhanaprabha meninggal dunia. Pria asal Thailand itu selamanya bakal dikenang sebagai sosok yang menghadirkan keajaiban berupa trofi Premier League untuk Leicester City.
ADVERTISEMENT
Vichai lahir pada 4 April 1958 di Bangkok, Thailand. Pada 2010, ia membeli Leicester dengan harga 39 juta poundsterling dan melunasi seluruh utang klub tersebut. Empat tahun kemudian, ia membawa The Foxes promosi ke Premier League.
“Dia seorang miliarder —sangat kaya, sangat sukses. Tapi, dia juga rendah hati dan gampang disukai,” tulis wartawan BBC di Leicester, Ian Stringer.
Per laporan BBC, Vichai disinyalir memiliki kekayaan senilai 2,9 miliar pounds. Di bawah kekuasaannya, Leicester menjadi juara Premier League pada musim 2015/16, meruntuhkan semua prediksi dan menertawai bursa taruhan.
Senin (29/10/2018) pagi WIB, Vichai dinyatakan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan helikopter di dekat King Power Stadium, markas Leicester, Sabtu (27/10) malam waktu setempat. Duka dan simpati pun mengalir.
ADVERTISEMENT
Di luar King Power Stadium, karangan bunga membanjir. Di media sosial, pemain-pemain Leicester menyampaikan duka mereka supaya sosok Vichai dikenal khalayak luas.
Kiper Leicester, Kasper Schmeichel, terlebih dulu membuat sebuah tulisan panjang serupa memoar untuk Vichai. Lalu, menyusul pemain-pemain lainnya menyampaikan ungkapan dukacita di berbagai medium:
Wes Morgan, Bek Leicester
“Saya merasa hancur lebur begitu mendengar kabar soal chairman kami. Dia adalah pria yang begitu dicintai dan dikagumi.”
Ben Chilwell, Bek Leicester
“Saya tidak bisa memercayainya. Hati saya betul-betul hancur mendengar tidak ada korban yang selamat dari kecelakaan kemarin. Vichai adalah salah seorang terbaik yang bisa kamu temui. Bisa membuatmu bahagia adalah kebahagiaannya. Dia selalu tersenyum dan tertawa. Apa yang dia lakukan untuk kota ini, tidak hanya Leicester sebagai sebuah klub, betul-betul luar biasa. Dia menyatukan kita semua.”
ADVERTISEMENT
Harry Maguire, Bek Leicester
“Saya kehabisan kata-kata untuk menjelaskan ini semua. Dia adalah pria hebat, baik, dan dicintai semua orang. Kita semua akan merindukannya.”
James Maddison, Gelandang Leicester
“Saya betul-betul sedih dan hancur begitu mendengar tidak ada yang selamat dari kecelakaan itu. Hidup memang kadang tidak adil. Dia adalah pria luar biasa yang penuh kepedulian. Dia hidup dan bernapas untuk Leicester. Rest in peace, bos.”
***
Vichai Srivaddhanaprabha meninggal dunia di usia 60 tahun. Selain Leicester City dan klub Belgia, OH Leuven, pria kelahiran Bangkok tersebut juga meninggalkan perusahaan ritel raksasa King Power, satu istri, dan empat orang anak.
====
*Kabar soal meninggalnya bos Leicester City, Vichai Srivaddhanaprabha, bisa Anda ikuti di topik: Vichai Srivaddhanaprabha.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan