Iwan Bule Klaim Sudah Didukung 50 Persen Voter

Calon Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan, kembali berkampanye. Kali ini ia memaparkan visi dan misi di hadapan awak media, Rabu (21/8/2019).
Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu tak mempermasalahkan polemik waktu Kongres Pemilihan. Ia menegaskan siap kapan saja.
“Saya calon Ketum PSSI tidak ada urusan dengan waktu Kongres. Silakan kapan pun Kongres, saya akan maju. Saya tinggal tunggu kapan pendaftaran dibuka,” jelas Iwan.
Kesiapan Iwan bukan tanpa alasan. Pria berpangkat komisaris jenderal polisi itu mengklaim sudah mendapat dukungan 43 pemilik suara. Artinya, jumlah itu sudah 50% dari total 86 voter PSSI.
“Ya, voter sudah menghubungi saya. Mohon doanya saja. Mudah-mudahan niat tulus voter akan tetap dan tidak berubah. Mereka akan memilih saya di Kongres nanti,” kata Iwan.
Detail dukungan tersebut, lanjut Iwan, berasal dari 23 klub yang mayoritas klub-klub Liga 2. Sementara sekitar 20 dukungan muncul dari Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI.
“Saya bersyukur kalau teman-teman voter memercayakan saya. Mereka sudah dengar niat saya juga visi dan misi. Saya akan maksimalkan sisa hidup saya untuk kepentingan sepak bola Indonesia,” kata Iwan.
Dukungan pemilik suara masih terus dicari Iwan. Ia pun menebar janji.
Memastikan jadwal pertandingan tak berubah-ubah menjadi janji unggulan Iwan. Lalu, ia menjanjikan pengelolaan liga yang lebih baik, seperti bisnis.
Pembinaan pun tak dilewatkan Iwan. Ia ingin level akar rumput benar-benar diperhatikan untuk mencapi target bermain di level dunia. Terakhir, dia akan menyelesaikan permasalahan infrastruktur.
“Mereka apresiasi saya. Permintaan mereka cukup sederhana dan semua sudah masuk program saya. Jadi, saya ingin mereka berkomitmen mendukung saya,” ujarnya.
Sisi keorganisasian PSSI juga disinggung Iwan. Mantan Kapolda Metro Jaya itu tak ingin ada jajarannya yang rangkap jabatan.
“Saya pikir selama dia berkomitmen mengurus bola, itu tidak masalah. Ya, kalau tidak bisa lebih baik tidak rangkap jabatan. Takutnya ada kepentingan tertentu dengan rangkap jabatan Komite Eksekutif PSSI dan pemilik klub,” jelasnya.
