Kumparan Logo

Karena Matic dan Mourinho Sudah Saling Mengerti

kumparanBOLAverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Matic, penting bagi United. (Foto: Andrew Yates/Reuters)
zoom-in-whitePerbesar
Matic, penting bagi United. (Foto: Andrew Yates/Reuters)

Perihal pentingnya Nemanja Matic bagi Manchester United harusnya bisa dijawab dengan fakta ini: Selama musim ini bergulir, tidak ada pemain yang lebih sering bermain selain gelandang bertahan berkebangsaan Serbia itu.

Ada 28 laga yang telah dilakoni ‘Iblis Merah’ di Premier League, dan semuanya menghadirkan Matic dalam starting eleven. Sementara di Liga Champions, ia hanya absen di matchday keenam ketika United menang 2-1 atas CSKA Moscow di Old Trafford pada Desember silam.

Saking impresifnya Matic, Mourinho sampai menjuluki sang gelandang sebagai 'Pemain Jose Mourinho' di suatu kesempatan.

Tentu, tak ada asap jika tak ada api. Dan sebab mengapa Mourinho begitu percaya dengan Matic, ya, ini karena keduanya telah mengenal satu sama lain dengan baik ketika keduanya masih di Chelsea.

Matic punya peran vital ketika Chelsea yang meraih trofi Premier League dan Piala Liga pada musim 2014/2015 – musim ketika Mourinho di Chelsea. Sehingga, Matic tahu apa yang dituntut oleh Mourinho dari para pemainnya.

Matic dan Mourinho saat masih di Chelsea. (Foto: GLYN KIRK / AFP)
zoom-in-whitePerbesar
Matic dan Mourinho saat masih di Chelsea. (Foto: GLYN KIRK / AFP)

“Dia (Mourinho) selalu menginginkan yang terbaik dan dia selalu ingin menang,” ujar mantan pemain Benfica itu, sebagaimana dilansir Press Association.

“Sebagai seorang manajer, dia selalu tahu bahwa ketika kamu bermain bagus, kamu selalu bisa bermain lebih baik. Itu bagus. Dia selalu memintamu untuk berbuat lebih.”

Karena sudah khatam betul perihal watak dan kapabilitas Mourinho, Matic jadi tak ragu bahwa United kini ada di jalan yang tepat. Terutama, setelah United memenangi trofi Liga Europa, Piala Liga, dan Community Shield pada musim perdananya Mourinho.

Matic percaya bahwa United punya kans untuk memenangi satu dari tiga trofi – Premier League, Piala FA atau bahkan, Liga Champions – di akhir musim ini. Meski, ya, ia tahu juga bahwa jalannya takkan mulus-mulus saja.

“Jarak kami dengan City (di Premier League) jelas begitu besar. Namun, kami akan bertarung hingga akhir,” imbuh Matic.

“(Selain itu) kami masih punya kans untuk lolos ke babak perdelapan besar Liga Champions, serta kami juga punya Piala FA. Jadi, kami berusaha dari laga ke laga, langkah demi langkah, dan melihat apa yang bisa kami lakukan,” pungkasnya.