Kumparan Logo

Kepolisian Las Vegas Perintahkan Ronaldo untuk Serahkan Sampel DNA

kumparanBOLAverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ronaldo pada pertandingan antara Juventus dan Lazio. (Foto: Reuters/Massimo Pinca)
zoom-in-whitePerbesar
Ronaldo pada pertandingan antara Juventus dan Lazio. (Foto: Reuters/Massimo Pinca)

Tuduhan perkosaan yang dilakukan Cristiano Ronaldo terhadap Kathryn Mayorga memasuki babak baru. Dilaporkan TMZ dan Wall Street Journal, Kepolisian Las Vegas telah mengirim surat perintah agar Ronaldo menyerahkan sampel DNA-nya.

Mayorga, lewat kesaksiannya di majalah Jerman Der Spiegel, menuduh Ronaldo telah melakukan perkosaan kepadanya di sebuah hotel pada 2009. Ketika itu kasus tersebut diselesaikan dengan uang tutup mulut senilai 375 ribu dolar AS. Namun, pengacara Mayorga berpendapat bahwa perjanjian yang dicapai pada 2010 itu tidak valid.

Sejak itu Kepolisian Metro Las Vegas telah membuka kembali kasus perkosaan ini. Mereka memiliki sebuah barang bukti berupa gaun yang dikenakan Mayorga saat peristiwa terjadi. Di gaun tersebut, Kepolisian Las Vegas menemukan DNA lain yang bukan milik Mayorga.

embed from external kumparan

Atas dasar itulah surat perintah tadi dikirimkan ke pengadilan Italia. Setelah itu, menurut seorang sumber yang dikutip WSJ, sampel DNA tersebut bakal dikirim kembali ke Amerika Serikat untuk diuji.

Ronaldo sendiri sebelumnya sudah membantah tuduhan dari Mayorga tadi. Dia pun mengancam bakal menyeret Der Spiegel dan Mayorga ke jalur hukum. Sementara itu, pengacara Ronaldo, Peter Christiansen, berkata bahwa semua bukti yang dimiliki Der Spiegel adalah palsu dan mengada-ada.

Meski demikian, berdasarkan laporan dari TMZ tadi, pihak Ronaldo telah menyatakan bahwa mereka akan bekerja sama sepenuhnya dengan Kepolisian Las Vegas. Nantinya, DNA Ronaldo itu akan menjadi bukti fisik pertama yang jadi bagian dari investigasi.