Kumparan Logo

Kiper Timnas U-22: Vietnam Kurang Menghargai Kami

kumparanBOLAverified-green

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pertandingan semifinal Piala AFF U-22 antara Indonesia vs Vietnam di Phnom Penh, Kamboja. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pertandingan semifinal Piala AFF U-22 antara Indonesia vs Vietnam di Phnom Penh, Kamboja. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Pertandingan Timnas U-22 Indonesia melawan Vietnam di Semifinal Piala AFF U-22, Minggu (24/2/2019), berjalan keras. Total, sebanyak 8 kartu kuning yang dikeluarkan oleh wasit Thant Zin Oo selama pertandingan berlangsung.

Timnas U-22 mendapat hukuman yang paling banyak setelah 6 pemainnya diganjar wasit dengan kartu kuning. Akan tetapi, pelatih Vietnam Nguyen Quoc Tuan berkata lain. Menurutnya, wasit asal Myanmar itu berat sebelah dan terlalu menguntungkan Indonesia.

Ada beberapa momen yang menurut Quoc Tuan harusnya diberikan pelanggaran oleh wasit. Akan tetapi, memilih untuk tak meniup peluitnya.

Kiper Timnas Indonesia U-22, Awan Setho. Foto: Okky Ardiansyah/kumparan

Untungnya, Timnas U-22 berhasil memetik kemenangan. Gol melalui tendangan bebas Luthfi Kamal pada menit ke-70 sudah cukup mengantarkan 'Garuda Muda' ke pertandingan final.

Kerasnya pertandingan tersebut diakui oleh penggawa Timnas U-22 Awan Setho. Menurut pemain yang berposisi sebagai penjaga gawang, Vietnam tak memperlihatkan respek kepada timnya.

"Pertandingan yang keras dan ketat. Tapi, di sisi lain masih ada sisi respek. Namun, di sana Vietnam kurang mengharagi kami. Untung, semua berjalan lancar sih," ucap Awan Setho usai pertandingan.

Pada laga semifinal, Awan Setho tampil cukup baik. Ada beberapa penyelamatan yang berhasil dilakukan oleh penjaga gawang asal Bhayangkara FC ini.

X post embed

"Itu buat motivasi tersendiri sih. Yang penting tetap fokus saja sampai akhir pertandingan," ujar Awan.

Perihal laga final, Awan tak mau banyak berkomentar. Pemain yang juga membela Timnas U-23 saat Asian Games 2018 itu lebih memilih memperlihatkan kemampuanya di laga final nanti.

"Tidak mau banyak bicara. Yang penting tunjukkan saat pertandingan final nanti," pungkasnya.