Man Utd Bisa Saja Pertahankan De Gea dan Dapatkan Maguire Sekaligus

Pada suatu waktu, kita pernah menggilai seseorang sampai melakukan banyak cara supaya dia tidak ke mana-mana. Masalah hasil, itu urusan belakangan. Yang penting, pepet saja dulu.
Itu pulalah yang kabarnya dikerjakan Manchester United untuk mempertahankan David de Gea, sang penjaga gawang. Pada dasarnya, kontrak De Gea bersama United berakhir selepas edisi 2018/19. United mengaktifkan opsi perpanjangan pada kontraknya, yang kemudian akan habis di akhir 2019/20.
Namun, semusim di lapangan bola itu cuma sekejap. Baru menikmati laga pembuka, tahu-tahu kita sudah deg-deg'an menebak siapa yang menjadi juara. Berangkat dari situ, menyelesaikan kontrak De Gea yang masih terkatung-katung juga menjadi prioritas.
Mempertahankan De Gea tidak semudah mengumbar optimisme. Kiper asal Spanyol ini kabarnya cuma bersedia bertahan di United jika mendapatkan gaji yang mirip dengan Alexis Sanchez.
Masalahnya, gaji Sanchez yang nominalnya tertinggi di seantero United itu mencapai 390.000 poundsterling per pekan. Nah, De Gea menginginkan agar setidaknya United mau merogoh kocek 350.000 poundsterling per pekan untuknya.
Syarat itulah yang dikabarkan mengubah perpanjangan kontrak De Gea menjadi saga. Tak peduli sesering apa pun Ole Gunnar Solskjaer mengumbar optimisme, pada kenyataannya, proses itu urung menemukan kepastian.
Hanya, titik terang itu perlahan mulai menunjukkan rupanya. Mengutip laporan ESPN, United mengambil langkah radikal. Mereka sepakat untuk memperpanjang kontrak De Gea hingga enam tahun. Itu berarti, De Gea akan berada di United hingga 2025 atau saat usianya 34 tahun.
Kembali ke syarat awal, tak menutup kemungkinan De Gea bakal menjadi kiper dengan gaji tertinggi di dunia--mengalahkan Kepa Arrizabalaga yang gaji per pekannya ada di kisaran 192.000 poundsterling.
Kucuran uang untuk memperbaiki lini pertahanan tidak cuma bicara tentang De Gea, tapi juga Harry Maguire. Mirip dengan perpanjangan kontrak De Gea, transfer Maguire juga tak selesai-selesai.
Mengutip Independent, United tinggal selangkah lagi mendapatkan sang bek tengah. Progres itu bisa terjadi karena United menyepakati nilai transfer 80 juta poundsterling yang diminta oleh Leicester City.
Dengan transfer semahal itu, Maguire bakal jadi bek paling mahal sepanjang sejarah. Nilai transfernya bakal mengalahkan Virgil van Dijk --yang bergabung ke Liverpool dengan nilai 75 juta pounds.
Nilai itu terlihat pantas mengingat Van Dijk akhirnya membantu The Reds meraih gelar juara Liga Champions. Maguire? Well, cuma waktu yang bakal membuktikan.
United sendiri butuh pembenahan di lini belakang. Stok bek tengah yang mereka miliki saat ini, kecual Victor Lindeloef, dianggap tak cukup mumpuni. Memang ada Axel Tuanzebe yang disebut-sebut layak mendampingi Lindeloef, tetapi Tuanzebe baru berusia 21 tahun dan United masih butuh bek yang lebih berpengalaman.
