Manchester United Lagi-lagi Kalah dari Wolves

Manchester United lagi-lagi kalah dari Wolverhampton Wanderers. Pada laga di Molineux, Rabu (3/4/2019) dini hari WIB, United pulang dengan membawa kekalahan 1-2.
Ini adalah kekalahan kedua United di Molineux musim ini. Sebelumnya, mereka dikalahkan dengan skor identik oleh Wolves pada babak perempat final Piala FA.
Dengan demikian, tidak sekali pun United bisa mengalahkan Wolves musim ini. Pada pertemuan perdana di Premier League musim ini, kedua kesebelasan berbagi angka 1-1 di Old Trafford.
Dengan hasil ini, United gagal masuk ke zona empat besar. Mereka kini tertahan di posisi kelima klasemen dengan nilai 61. Sementara itu, Wolves berada di ketujuh dengan nilai 47.
***
Manchester United gagal memanfaatkan sejumlah momentum bagus. Misalnya saja ketika mereka sudah unggul 1-0 dan mendominasi penguasaan bola. Alih-alih menambah gol, tim besutan Ole Gunnar Solskjaer itu malah membuat sejumlah kesalahan individual.
United sesungguhnya tidak memulai pertandingan ini dengan buruk, meskipun tampil tanpa sejumlah pemain yang biasanya jadi starter —seperti Ander Herrera dan Nemanja Matic. Tiga belas menit pertandingan berjalan, mereka unggul lewat sepakan jarak jauh Scott McTominay, yang mendapatkan operan pendek dari Fred.
Belum setengah jam pertandingan berjalan, United sempat menciptakan tiga percobaan tepat sasaran dan mendominasi penguasaan bola. Namun, buruknya penyelesaian akhir dan apiknya penampilan kiper Rui Patricio membuat mereka gagal mencetak gol.
Cerita kemudian berubah arah setelah Fred membuat kesalahan di depan kotak penalti sendiri, membuat Diogo Jota mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-25. Dari situ, Wolves mendapatkan angin. Mereka mulai berani keluar menyerang. Namun, babak pertama berakhir dengan kedudukan 1-1.
Kesalahan-kesalahan individual masih kerap dilakukan oleh pemain United pada babak kedua. Buruknya para gelandang dan pemain depan dalam memberikan operan, plus first touch yang bikin geleng-geleng kepala, membuat serangan-serangan mereka berakhir nihil. Padahal ‘Iblis Merah’ mendominasi penguasaan bola hingga 70% lebih.
McTominay masih sempat mendapatkan peluang bagus di babak kedua. Namun, sundulannya tepat di depan gawang Wolves digagalkan oleh Rui Patricio. Para pemain United makin tampak frustrasi. Kokohnya pertahanan tuan rumah, ditambah kesalahan-kesalahan pemain sendiri adalah mimpi buruk buat mereka.
Mimpi buruk itu berubah menjadi bencana ketika Ashley Young, kapten United pada pertandingan ini, mendapatkan kartu kuning kedua pada menit ke-57 akibat tekel telat kepada Diogo Jota —kartu kuning pertama Young juga hadir akibat menekel Jota. United pun harus bermain dengan 10 pemain.
Kartu kuning kedua Young itu sendiri lahir akibat dua faktor: Pressing ketat pemain-pemain Wolves dan buruknya operan McTominay kepada Young. Alhasil, bola justru menjauh dari Young dan mendarat di kaki Jota —yang membuat Young terpaksa menekel Jota.
United pun runtuh. Sedangkan Wolves mendapatkan angin. Organisasi permainan Paul Pogba dkk. berantakan, sementara barisan pertahanan mereka menjadi gugup. Kondisi yang demikian lantas dimanfaatkan Wolves dengan amat baik.
Pada menit ke-77, sebuah umpan silang dari kiri ditanggapi De Gea dan dua bek United, Phil Jones dan Chris Smalling dengan gugup. Alih-alih menghalau bola itu, Smalling malah membelokkan bola masuk ke gawang timnya sendiri. Skor pun berubah menjadi 2-1.
Setelahnya, United betul-betul kehilangan tenaga. Begitu sampai sepertiga akhir lapangan, mereka malah kebingungan untuk menyelesaikan serangan. Sebaliknya, Wolves beberapa kali mengancam lewat serangan balik —mereka juga sempat mendapatkan kans via Ivan Cavaleiro, tetapi sepakannya membentur mistar.
Tidak ada gol lagi yang tercipta. United pun pulang dengan tangan hampa.
