Kumparan Logo

McTominay Minta United Lebih Tajam dan Kurangi Blunder

kumparanBOLAverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Scott McTominay menyundul bola di laga melawan Arsenal. Foto: Reuters/Jason Cairnduff
zoom-in-whitePerbesar
Scott McTominay menyundul bola di laga melawan Arsenal. Foto: Reuters/Jason Cairnduff

Gelandang Manchester United, Scott McTominay, meminta rekan setimnya untuk lebih tajam di depan gawang lawan dan memangkas kesalahan-kesalahan fatal. Dua hal yang disorot McTominay itu menjadi alasan mengapa United ditahan imbang Arsenal di kandang sendiri pada laga Premier League, Selasa (10/1/2019).

United memang kerap kali membuang-buang peluang. Per Whoscored, ‘Sang Iblis Merah’ berhasil melepaskan 16 tembakan, tetapi hanya empat yang mengarah ke gawang Bernd Leno. Dari situ, tak mengherankan apabila rata-rata expected goals (xG) United di laga ini hanya 1,2—lebih rendah dari Arsenal (1,9).

embed from external kumparan

McTominay juga menjadi tersangka dalam urusan ini. Gelandang asal Skotlandia itu memang mencetak gol satu-satunya bagi United di laga ini.

Namun, 20 menit sebelum waktu normal usai, McTominay gagal menyundul bola dengan baik, padahal sudah berada di posisi yang terbuka. Sangat disayangkan, mengingat United bisa saja menang apabila sundulan McTominay itu masuk.

“Saya semestinya mencetak gol dari sundulan itu. Rasanya sangat mengecewakan. Kami memiliki banyak peluang. Namun, kami jelas harus lebih tajam di depan gawang lawan," kata McTominay kepada MUTV.

"Saya sudah bilang bahwa kami harus membuat dan mendapatkan lebih banyak peluang. Itulah yang selalu ditekankan para pelatih di sesi latihan,” kata McTominay.

Mencetak gol memang menjadi masalah terbesar United di awal 2019/20. Di Premier League, ‘Sang Iblis Merah’ hanya sekali mencetak lebih dari satu gol dalam satu pertandingan, yaitu di laga pembuka melawan Chelsea (11/8). Ketika itu mereka menang 4-0.

Selain itu, United sudah tiga kali gagal meraih kemenangan kendati mencetak gol terlebih dahulu. Catatan perjalanan mereka di Premier League musim ini juga memprihatinkan. Skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer membuang keunggulan di laga melawan Wolverhampton Wanderers (20/8) dan Southampton (31/8).

Nah, di laga melawan Arsenal, keunggulan United terbuang dengan cara yang benar-benar tidak mengenakkan. Berawal dari blunder Axel Tuanzebe (yang sebenarnya tampil cukup baik), Arsenal berhasil menyamakan kedudukan.

embed from external kumparan

Operan Tuanzebe yang tidak akurat diintersep oleh Bukayo Saka. Penyerang sayap muda itu langsung menyodorkan bola ke arah Pierre-Emerick Aubameyang.

Alhasil Aubameyang berhasil mencungkil bola melewati David de Gea. Hakim garis sempat mengangkat bendera offside, tetapi Video Assistant Referee (VAR) mengesahkan gol tersebut.

Dari situ, McTominay menyatakan bahwa United tak boleh melakukan kesalahan seperti itu lagi.

“Hasil ini benar-benar mengecewakan karena kami tampil baik di 45 menit pertama. Kami melakukan banyak hal yang tepat. Saya pikir, kami bisa menang. Kami benar-benar harus mengurangi blunder. Kesalahan seperti itulah yang bisa membuat kami kehilangan poin,” pungkas McTominay.