Melihat Rumah Baru nan Megah Milik Tottenham Hotspur

Bayangkan jika Barcelona tak memiliki rumah sebesar Camp Nou, tetapi sekecil Britannia Stadium. Atau Real Madrid tak tampil di Santiago Bernabeu, melainkan di Estadio Muncipal Alvarez Claro milik UD Melilla--stadion yang bahkan tak cukup tinggi daripada apartemen yang berada di sekitarnya.
Lantas, dengan skenario seperti itu, apakah ada yang langsung percaya bahwa kedua tim itu merupakan salah dua raksasa sepak bola, tak hanya di Spanyol tetapi juga di dunia, saat ini? Jawabannya, tentu saja tidak. Setidaknya butuh googling sebentar untuk ngeh jika Madrid dan Barcelona sering betul menjadi juara.
Inilah yang menjadi landasan Tottenham Hotspur menjalankan proyek stadion baru. Sebenarnya, wacana pembangunan stadion baru telah ada sejak 2007. Namun, karena satu dan lain hal, proyek ini baru dikerjakan satu dekade kemudian.
Stadion itu dibangun di atas puing-puing White Hart Lane, kandang lama Spurs yang kini telah rata dengan tanah. Untuk proyek ini, manajemen The Lilywhites sama sekali tak bercanda. Pengeluaran miliaran poundsterling menjadi buktinya.
Kendati demikian, bukan berarti pembangunan stadion ini tanpa masalah. Rencana awalnya, Harry Kane cs. telah menginjakkan kaki di stadion anyar saat bersua Liverpool dalam laga kedua Premier League musim ini, September 2018. Namun, rencana batal karena stadion belum beres.
Sehingga seperti di musim lalu, musim ini pun Spurs sempat menumpang di Wembley Stadium untuk pertandingan Premier League dan Stadium MK untuk sejumlah pertandingan Piala FA. Proyek ini selesai pada Desember 2018, akan tetapi tak langsung dibuka untuk publik.
Di bulan itu, manajemen Spurs mengundang sejumlah fans untuk melihat fasilitas stadion anyar itu sebagai bagian dari promosi. Dari situ, muncullah bocoran seberapa megahnya stadion Spurs ini. Ketika stadion itu dibuka untuk umum pada akhir Maret silam, rumor itu terbukti benar.
Selain dari fans, stadion bernama Tottenham Hotspur Stadium ini mendapatkan pujian dari legenda, pemain, hingga Mauricio Pochettino selaku Spurs. "Ini momen spesial, malam yang berbeda. Saya merasa dan percaya stadion ini merupakan yang terbaik di seluruh dunia," ucap Pochettino, dilansir Sky Sports.
Pujian tak henti sampai di situ. Berbagai kritikus dan pekerja di bidang arsitektur pun juga turut mengagumi keindahan Tottenham Stadium, yang diklaim perusahaan arsitektur Populous sebagai standar baru dalam desain stadion.
Dari situ, mari kita timbulkan satu tanda tanya besar. Jadi, apa, sih, yang membuat Tottenham Hotspur Stadium banjir pujian?
Nah, dalam tulisan ini, kumparanBOLA akan membahasnya. Yuk, mari!
Desain Futuristik dan Safe Standing
Kesan futuristik dari Tottenham Hotspur Stadium telah terlihat bahkan sejak dari luar. Mulai atap stadion memiliki kesan bergelombang, pemasangan kaca dan LED Display di sejumlah bagian dinding luar stadion, hingga Sky Walk yang membuat perjalanan menuju stadion ini seperti Wembley.
Bagian dalam stadion ini juga tak kalah manisnya. Tata kursi stadion juga serasi dengan atap stadion. Bicara soal kursi stadion, Tottenham Hotspur Stadium memiliki satu tribune dengan fasilitas safe standing. Tribune itu berada di bagian selatan stadion dan dinamai Wall of Sound.
Untuk yang satu ini, Spurs mengambil inspirasi dari Westfalenstadion. Kandang Borussia Dortmund itu memiliki tribune khusus safe standing yang dinamai The Yellow Wall. Seperti Dortmund, kehadiran safe standing ini adalah upaya Spurs mengintimidasi lawan melalui suara-suara suporter mereka sendiri.
Tribune ini hanya berjarak 4,9 meter dari garis gawang dan memiliki kapasitas 17,5 ribu orang. Kehadiran safe standing di stadion anyar Spurs ini bukan tanpa kendala, mengingat pihak parlemen di Inggris dan FA masih melarang tribune berdiri di stadion. Namun, Spurs memiliki ide yang cerdik.
Di belakang tiang khas safe standing, ada kursi lipat yang tentu saja bisa digunakan untuk duduk. So, secara teknis, bisa dibilang cara ini tak melanggar aturan, 'kan?
Sebelum masuk ke tribune selatan, fans Spurs akan melewati fan zone terlebih dahulu. Rencananya, di tempat itulah akan muncul berbagai acara yang diselenggarakan Yayasan Tottenham Hotspur.
Daya tarik dalam stadion ini adalah empat layar kualitas High Definition (HD) yang dipasok perusahaan elektronik Amerika, Daktronics. Ukuran layarnya lebih dari seribu meter persegi, sehingga menjadi yang terbesar di Eropa. Ya, keren betul, bukan?
Lapangan Canggih
Telah menjadi rahasia umum bahwa Tottenham Hotspur Stadium akan dilengkapi dengan lapangan yang canggih. Di bawah tiga lapisan rumput asli, akan ada rumput sintetis. Begitulah cara Spurs melindungi kecantikan stadion sekaligus membuatnya bisa digunakan untuk berbagai acara.
Rumput sintetis akan digunakan ketika Tottenham Hotspur Stadium menjadi venue untuk pertandingan National Football League (NFL) dan konser musik atau hajatan lainnya. Menariknya, hanya perlu 25 menit untuk merampungkan proses pergantian rumput ini. Cepat sekali.
Selain itu, Tottenham Hotspur Stadium akan dilengkapi dengan Stadium Grow Lighting. Maksudnya, cahaya lampu akan menerangi lapangan mengikuti pencahayaan matahari ketika itu. Ini merupakan inovasi baru yang ditawarkan Spurs dari stadion barunya.
Produksi Bir Langsung
Manajemen Spurs tahu bahwa kultur menonton sepak bola di Inggris harus melibatkan bir. Makanya mereka menjalin kerja sama dengan Beavertown untuk menyajikan bir secara langsung di stadion.
Bir tersebut akan disediakan di dalam dispenser. Menariknya, dispenser ini tidak seperti pada umumnya. Agar air keluar, Anda tinggal taruh gelas plastik di atas alas khusus. Kemudian, voila! Gelas tersebut secara perlahan terisi air bir. Penggunaan teknologi ini bertujuan untuk menjaga kebersihan, efektivitas, dan kecepatan dalam transaksi.
Konektivitas dan Cashless
2017 silam, Donna Cullen sang direktur olahraga menuturkan bahwa Tottenham Hotspur akan menjadi salah satu stadion tercanggih di dunia. Untuk mendukung visi ini, Spurs memasang hingga 1,6 ribu wireless access point dan menanamkan teknologi sehingga sinyal ponsel terjaga 100%.
Selain itu, hadirnya penerapan pembayaran tanpa uang tunai (cashless) untuk setiap transaksi di setiap toko di stadion ini juga patut disinggung. Untuk pembayaran, bisa menggunakan kartu debit dan kredit hingga uang digital. Para penonton juga bisa mengisi saldo uang digital di luar stadion.
Penerapan ini ditujukan supaya transaksi menjadi lebih cepat dan efisien. Selain dua hal itu, Spurs akan menyuguhkan Spurs App, yang beberapa kontennya hanya bisa dilihat ketika suporter berada di dalam stadion.
