Kumparan Logo

Membedah Rapor Messi vs Klub Prancis: Tak Terlalu Istimewa

kumparanBOLAverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Selebrasi dari Lionel Messi usai membobol gawang Valencia. Foto: REUTERS/Albert Gea
zoom-in-whitePerbesar
Selebrasi dari Lionel Messi usai membobol gawang Valencia. Foto: REUTERS/Albert Gea

Sudah tentu Barcelona harus mencetak gol saat bersua Olympique Lyon, Kamis (14/3/2019) dini hari WIB. Karena itulah salah satu syarat agar La Blaugrana lolos ke perempat final Liga Champions setelah hasil 0-0 di pertemuan pertama.

Kendati begitu, tak perlu meragukan kans Barcelona menggetarkan gawang Anthony Lopes dalam pertandingan nanti. Ingatlah bahwa laga dihelat di Camp Nou, tempat di mana Barcelona jarang sekali tampil tumpul khusus pentas Liga Champions.

Fakta tersebut bisa dilihat dari rekam jejak Barcelona sejak musim 2013/14. Hanya sekali mereka gagal mencetak angka dalam 29 pertandingan kandang, yakni ketika bermain imbang 0-0 dengan Juventus di perempat final Liga Champions 2016/17.

Oleh karenanya, tak perlu repot-repot membedah kans Barcelona merobek jalan Lyon di pertandingan nanti. Yang menjadi pertanyaan sekarang, siapa yang paling mungkin menuliskan nama di papan skor?

Pemain Lyon dan Barcelona berebut bola. Foto: REUTERS/Emmanuel Foudrot

Sudah tentu nama Lionel Messi mencuat dalam menjawab pertanyaan tersebut. Selain karena berstatus sebagai topskorer klub dengan torehan 34 gol --6 di antaranya di Liga Champions, sosok beralias La Pulga itu juga memiliki rapor lumayan ketika bersua tim Prancis.

Dikatakan lumayan karena catatannya memang tak secemerlang ketika menghadapi klub Inggris. Dalam 30 duel berdurasi 2.451 menit kontra wakil-wakil Premier League di Liga Champions, Messi mampu mencetak 22 gol. Itu artinya, rasionya mencapai satu gol per 111 menit.

Sementara menghadapi klub Ligue 1 di Liga Champions, Messi cuma membukukan 7 gol dari 13 pertandingan berdurasi 1.062 menit. Dengan kata lain, Messi membutuhkan 151 menit untuk mencetak 1 gol.

Rapor tak terlalu istimewa itu mungkin bisa dimaklumi karena kebanyakan Messi menghadapi Paris Saint-Germain (PSG). Total 8 pertandingan melawan klub ibu kota Prancis itu dilalui Messi. Adapun, lawan dalam 4 partai sisa adalah Olympique Lyon.

Gelandang Lyon, Houssem Aouar (kiri), berebut bola dengan Lionel Messi. Foto: AFP/Jean-Philippe Ksiazek

Torehan lebih banyak dibukukan Messi ke gawang PSG, yakni 4 gol dari 8 duel. Hanya 2 gol di antaranya hadir di fase gugur Liga Champions.

Lalu untuk rapor kontra Lyon, Messi merangkum 3 gol dari 5 pertandingan. Cuma 1 gol di antaranya terjadi di babak knockout. Inilah yang perlu diperbaiki Messi dalam pertandingan di Camp Nou nanti, sekaligus membayar kegagalannya menggetarkan jala gawang Lyon di pertemuan pertama.