kumparan
8 Nov 2018 18:00 WIB

Mengubah Nasib United Melalui Tendangan Bebas Juan Mata

Juan Mata merayakan golnya ke gawang Juventus. (Foto: Massimo Pinca/Reuters)
Kemungkinan besar Romelu Lukaku takkan tampil saat Manchester United melakoni laga tandang melawan Manchester City di Etihad Stadium, Minggu (11/11/2018) malam WIB. Penyerang kebanggaan Timnas Belgia itu masih berada dalam fase penyembuhan cedera ototnya.
ADVERTISEMENT
Dengan hilangnya Lukaku, jelas semuanya akan lebih berat bagi The Red Devils. Sebab, kontribusi Lukaku di United selama ini tak melulu tentang mencetak gol, melainkan juga membuka ruang melalui pergerakan tanpa bola, melancarkan operan ajaib, hingga turut menekan ketika tim diserang.
Apalagi belum ada pengganti sepadan untuk Lukaku di skuat United. Di laga matchday keempat Liga Champions musim ini melawan Juventus di Allianz Stadium, Kamis (8/11), Alexis Sanchez tampil sebagai striker United sejak menit awal. Namun, penampilannya tak bisa dibilang impresif.
Memang, pemain depan berkebangsaan Cile ini berhasil membantu United ketika diserang. Catatan dua sapuan dan satu tekel, sebagaimana disitat WhoScored, menjadi bukti nyata. Namun, Sanchez cuma sekali melancarkan tembakan dan telah dua kali kehilangan bola.
ADVERTISEMENT
Selain itu, hingga kini posisi Marcus Rashford di tangan Jose Mourinho masih belum jelas antara penyerang atau winger. Berkaca dengan kondisi itu, bukannya tak mungkin United akan kesulitan dalam menyelesaikan serangan dengan gol dalam skema open-play di Derbi Manchester kelak.
Selebrasi Mata usai mencetak gol. (Foto: REUTERS/Darren Staples)
Namun, open-play bukan satu-satunya cara United melukai City. Mereka masih punya satu senjata untuk menggoyahkan lawan: Juan Mata. Jebolan akademi Real Madrid ini sudah dua kali mencetak gol musim ini. Menariknya, gol yang dia ciptakan selalu dari tendangan bebas dan mengubah jalannya pertandingan.
Seperti yang terjadi ketika United menghadapi Newcastle United di Old Trafford pada awal Oktober silam. Ketika laga ini berjalan 70 menit, Mata dipersilakan melancarkan tendangan bebas. Dengan kaki kirinya, Mata melancarkan tendangan lengkung berujung gol.
ADVERTISEMENT
Setelah gol itu, United termotivasi untuk mengejar ketertinggalan. Enam menit kemudian, Anthony Martial mencetak gol kedua United dan Sanchez mencetak gol lainnnya di ujung laga. Pertandingan ini berakhir dengan kemenangan United 3-2.
Teraktual, Mata mencetak gol serupa ke gawang Juventus pada menit ke-86. Setelah gol itu, United kian berhasrat untuk mengejar ketertinggalan. Pada akhirnya, mereka bisa paksa Alex Sandro ciptakan gol bunuh diri ketika laga ini tersisa satu menit lagi. United menang 2-1.
So, take a note, Manchester City: Sebaiknya, jangan bikin pelanggaran di dekat kotak penalti. Karena bukannya tak mungkin, eksekusi tendangan bebas Mata akan mengubah jalannya laga ini.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan