Kumparan Logo

Monchi: Jika Pakai VAR, Bayern dan Roma yang Jadi Finalis

kumparanBOLAverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Direktur Olahraga AS Roma, Monchi. (Foto: Javier Soriano/AFP)
zoom-in-whitePerbesar
Direktur Olahraga AS Roma, Monchi. (Foto: Javier Soriano/AFP)

Sepakan Joshua Kimmich mengenai tangan Marcelo di dalam kotak penalti. Ya, itu adalah salah satu dari kontroversi yang terjadi saat Real Madrid bermain imbang 2-2 dengan Bayern Muenchen pada babak semifinal Liga Champions leg kedua. Hasil akhir itu kemudian meloloskan Madrid ke babak final untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Sehari berselang, polemik kembali tercipta. Tepatnya saat AS Roma menjamu Liverpool, Rabu (3/5/2018) dini hari WIB. Trent Alexander-Arnold kedapatan menahan bola dengan tangannya demi menghalau tendangan jarak dekat Stephan El Shaarawy. Andai wasit Damir Skomina menghadiahi Roma tendangan penalti, mungkin saja hasilnya berbeda dan bukan Liverpool yang lolos ke babak final.

Kontroversi-kontroversi semacam ini kemudian membuat Monchi, selaku direktur Olahraga Roma, angkat bicara. Ia mengatakan jika sudah seharusnya Liga Champions menggunakan Video Assistant Referee (VAR).

"Saya tidak mengerti mengapa VAR tidak digunakan dalam kompetisi klub paling penting di dunia. Saya tidak mengerti. Masih ada kesalahan, tetapi lebih sedikit daripada yang kita lihat sebaliknya," kata Monchi kepada Mediaset Premium.

Salah satu utusan Italia lainnya, Juventus, juga tak luput dari polemik saat tersingkir di tangan Madrid. Comeback mereka buyar lewat gol Cristiano Ronaldo dari titik putih. Sampai saat ini perdebatan pelanggaran Medhi Benatia kepada Lucas Vazquez juga masih terngiang di kepala para penggmar Bianconeri.

"Sudah waktunya bagi kami untuk bersuara, bukan hanya Roma, karena Juventus juga mengalami hal yang sama saat melawan Real Madrid (di perempat final)."

Bukannya enggan mengakui kehebatan Liverpool, Monchi lebih fokus untuk mengevaluasi momen-momen penting yang terjadi pada laga tersebut, salah satunya handball yang dilakukan Alexander-Arnold.

X post embed

"Kami harus memuji Liverpool untuk kelolosan mereka, tetapi juga perlu mengevaluasi bagaimana itu terjadi. Di Anfield, gol ketiga adalah offside, di sini kami memiliki dua penalti yang jelas tidak diberikan."

Monchi juga berkelakar, jika final Liga Champions musim ini jika mengaplikasi VAR, ya, Bayern dengan Roma.

"Saya benar-benar berpikir itu perlu, karena penggemar mungkin menganggapnya bercanda bahwa babak final dengan VAR adalah Bayern Muenchen-Roma, tetapi itu benar."