Putri Luis Enrique, Xana, Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari keluarga Luis Enrique Martinez. Jumat (30/8/2019) dini hari WIB mantan pelatih Timnas Spanyol itu mengumumkan bahwa putrinya, Xana, meninggal dunia dalam usia sembilan tahun setelah bertarung melawan kanker tulang.
Xana didiagnosis mengindap penyakit tersebut lima bulan silam dan karena aalasan itulah Enrique memutuskan mundur dari jabatannya sebagai pelatih Timnas Spanyol. Posisinya untuk sementara digantikan oleh sang asisten, Roberto Moreno.
Setelah bertarung selama lima bulan Xana akhirnya wafat. Enrique mengumumkan berita duka ini lewat akun media sosialnya. "Putri kami Xana meninggal dunia sore ini di usia sembilan tahun setelah bertarung sengit selama lima bulan melawan osteosarcoma," tulisnya.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua kehangatan yang kami terima dalam beberapa bulan terakhir dan kami menghargai sikap hormat yang ditunjukkan semua pihak."
"Kami juga ingin berterima kasih kepada staf di rumah sakit Sant Joan de Deu dan Sant Pau untuk dedikasi dan pengobatan mereka, kepada para dokter, perawat, dan sukarelawan. Penghormatan khusus kami berikan pada tim perawatan paliatif di Sant Joan de Deu."
"Kami akan sangat merindukanmu tetapi kami akan selalu mengingatmu seumur hidup kami dan berharap bisa bertemu lagi denganmu di kemudian hari. Kamu akan menjadi bintang yang menuntun keluarga kita. Beristirahatlah, Xanita," tutup Enrique.
Kabar dari Enrique ini lantas mengundang berbagai ucapan duka cita, salah satunya dari Josep Maria Bartomeu, presiden Barcelona. Enrique sendiri pernah membela Barcelona sebagai pemain dan pelatih selama sebelas tahun.
"Segala dukungan dan rasa sayang kami persembahkan kepada Enrique, istrinya, dan seluruh anggota keluarganya di waktu yang sulit ini. Semua keluarga Barca terpukul dengan kepergian Xana. Kami berduka dan bersimpati kepada keluarga Martinez Cullell," kata Bartomeu lewat akun Twitter-nya.
Selain Bartomeu, mantan atasan Enrique lain yang mengucapkan belasungkawanya adalah presiden Roma, James Pallotta. Enrique adalah pelatih pertama I Lupi di bawah kepemilikan Raptor Group.
"[Aku] sangat terpukul dengan berita tentang Xana. Semua rasa cinta dan doa kami berikan kepada Luis dan keluarganya di waktu yang sulit ini. Beristirahatlan dengan tenang, Xana kecil," tulis Pallotta dalam sebuah cuitan yang disertai foto Enrique bersama Xana.
Adapun, osteosarcoma sendiri adalah jenis kanker tulang yang paling umum ditemukan. Biasanya, mereka yang mengidap penyakit ini adalah remaja dan anak-anak muda.
