Pencarian populer

Tak Cuma Tunda Pesta Juara Juve, SPAL Juga Bikin Sejarah

Para pemain SPAL merayakan kemenangan atas Juventus yang pertama kali diraih sejak terakhir terjadi 62 tahun silam. Foto: REUTERS/Alberto Lingria

Pesta juara Juventus yang ada di depan mata sirna begitu saja ketika mereka bertandang ke markas SPAL untuk melakoni pekan ke-32 Serie A, Sabtu (13/4/2019) malam WIB. Di akhir pertandingan yang berlangsung di Stadio Polo Mazza itu, skuat Massimiliano Allegri kudu puas pulang dengan tangan hampa usai keok 1-2.

The Old Lady sebetulnya bisa unggul lebih dulu di menit 30 via Moise Kean, tetapi SPAL bangkit di babak kedua dengan melesakkan dua gol lewat aksi Kevin Bonifazi (49’) dan Sergio Floccari (74’). Lantaran hasil itu, jarak Juventus dengan Napoli di posisi kedua menjadi 20 poin dengan Partenopei menyisakan tujuh laga di Serie A musim ini.

Bagi Juventus, kekalahan ini memang cuma menunda waktu mereka mengangkat trofi Scudetto untuk delapan musim beruntun. Tetapi bagi SPAL, kemenangan ini melahirkan beberapa catatan manis lainnya.

Tercatat, ini menjadi kemenangan pertama SPAL atas Juventus di ajang Serie A, sejak terakhir merasakannya 62 tahun silam atau pada edisi 1957-58. Saat itu, Biancazurri menumbangkan ‘Si Nyonya Tuadengan skor 3-1.

Tak pelak kemenangan bersejarah ini begitu diapresiasi oleh pelatih SPAL, Leonardo Semplici, yang menyebut dirinya berbicara dengan lantang kepada para pemainnya saat jeda paruh pertama untuk tak menyerah meski tertinggal.

“Kami menampilkan performa yang hebat dan itulah yang kami butuhkan untuk mendapatkan apa pun melawan tim yang berkualitas, meski mereka tanpa beberapa pemain (kunci). Kami tidak cukup tajam di babak pertama dan mulai sedikit terintimidasi, tetapi saya mencoba untuk mendorong para pemain selama istirahat dan mereka bisa keluar dari cangkang mereka,” kata Semplici dilansir Football Italia.

“Saya memberi tahu para pemain bahwa jika kami kalah, kami setidaknya harus bermain. Sampai saat itu (di babak pertama), kami belum bermain seutuhnya. Saya sedikit berteriak pada mereka dan itu mengguncang mereka. Kami adalah tim yang berbeda di babak kedua,” tambahnya.

Apa yang dimaksud Semplici dengan absennya beberapa pemain kunci Juventus adalah rotasi besar-besaran Allegri kepada susunan 11 pemain awalnya. Tak ada nama-nama macam Cristiano Ronaldo, Leonardo Bonucci, Giorgio Chiellini, Mario Mandzukic, hingga Miralem Pjanic. Total, ada delapan pemain cadangan yang dipasang Allegri sebagai starter kali ini.

Laga leg kedua perempat final Liga Champions melawan Ajax Amsterdam pada Rabu (17/4/) dini hari WIB, adalah sebab utama Allegri mengistirahatkan pemain-pemain intinya. Meski tak turun dengan kekuatan penuh, Semplici tetap bangga dengan kemenangan yang diraih pasukannya.

Para pemain SPAL rayakan gol ke gawang Juventus. Foto: REUTERS/Alberto Lingria

Terlebih, Juventus adalah tim kuat Serie A selanjutnya yang menjadi korban SPAL musim ini. Sebelumnya, AS Roma dan Lazio sudah lebih dulu ditumbangkan. Selain itu, SPAL menjadi tim kedua yang memberi kekalahan pada Juventus di Serie A musim ini setelah Genoa.

“Kami melakukannya dengan baik belakangan ini, membawa pulang poin dari pertandingan yang kami pikir telah hilang (kalah lebih dulu). Ini adalah bonus tambahan. Saya belum berpikir kami telah mencapai misi kami, karena ada jalan panjang yang harus ditempuh. Namun, ini adalah pertama kalinya selama bertahun-tahun SPAL mengalahkan Juve,” tutup Semplici.

Adapun, Juventus masih bisa melangsungkan pesta juara dekat-dekat ini. Syaratnya, Napoli harus kalah ketika bertandang ke markas Chievo pada Minggu (17/40 malam WIB. Jika ini terjadi, jarak 20 poin dengan Juventus tak mungkin lagi terkejar dengan sisa enam pertandingan Serie A musim ini.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.33